Log in

Hak Cipta Nagabonar Reborn Bermasalah, Deddy Mizwar Tempuh Jalur Hukum


Film karya rumah produksi Gempita Tjipta Perkasa (GTP), diketahui sempat diminta untuk menghentikan produksi film Nagabonar Reborn. Menurut Deddy Mirzwar pihak rumah produksi memiliki permasalahan terkait hak cipta atas film yang sempat ia perankan pada 1980-an silam.

Lama tak terdengar kabar mengenai perseteruan tersebut, rupanya Deddy Mirzwar memilih untuk menempuh jalur hukum. Bahkan ketika ditanya soal hal tersebut, secara tegas dirinya mengatakan bahwa hal itu kini menjadi urusan Pengadilan.

"Itu urusan pengadilan," tegasnya, saat ditemui di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Senin (27/5/2019). "Ya nanti biar pengadilan memutuskan," timpalnya.

Bapak dari presenter Senandung Nacita ini mengaku sudah mengajukan laporan terkait kasus tersebut ke Pengadilan. Sayangnya, ia tak mau banyak berbicara mengenai hal itu.

"Sudah lama (laporan masuk). Urusan pengacara itu kita enggak usah mikirin itu. Kita berkarya saja," tukas Deddy Mizwar.

Tak Mau Difilmkan

Nama Deddy Mizwar memang tak perlu lagi diragukan saat menjadi aktor, produser, hingga sutradara. Beberapa sinetron hingga film garapannya, diketahui selalu mendapatkan apresiasi sebagai sebuah karya terbaik. Salah satunya ialah film Identitas yang meraih Piala Citra pada 2009 silam. Sayangnya, kesuksesan sinetron Para Pencari Tuhan (PPT) nampak belum mampu membuat Deddy Mizwar bersama rumah produksinya PT Demi Gisela Citra Sinema, mau untuk mengadaptasinya ke dalam bentuk film. Ia justru masih terlihat belum siap untuk membawa sinetron yang tayang sejak 2007 tersebut ke layar lebar.

"Waktu PPT Jilid 3 terpikir untuk bikin the movie, tapi kali ini belum terpikir lagi," jelas Deddy Mizwar, saat ditemui di acara tasyakuran syuting Para Pencari Tuhan Jilid-12, di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Senin (27/5).

"Barang kali besok terpikir? Tergantung penulisnya sejauh mana kesiapan penulisnya," timpalnya.

Mengenai alasan pasti mengapa dirinya belum mau membawa kisah PPT ke layar lebar, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini mengungkap bahwa sinetron tersebut memiliki cerita yang berkaitan dengan problematika kehidupan masyarakat sehari-hari, yang bisa dikatakan sama sekali tak akan pernah bisa tamat dan selesai begitu saja.

Oleh karenanya, Deddy mengucapkan bahwa sinetron PPT masih bisa terus berkembang hingga ratusan jilid ke depan. Hingga membuat tayangan tersebut tak harus bergantung dengan durasi film layar lebar yang hanya dibatasi 90 menit saja.

"Ini PPT sebetulnya enggak habis-habis, karena ini adalah sebuah perjalanan kehidupan manusia untuk mencari Tuhan selalu. Jadi kalau mau disambung kemanapun cerita ini enggak akan habis. Tergantung masalah atau problemnya apa yang mau kita angkat," jelas Deddy Mizwar.

"Kalau mau diterusin sampai jilid 200 juga bisa. Kan ini enggak habis-habis. Jadi saya kira tergantung bagaimana menggali nilainilai kehidupan yang ada di sekeliling kita," tutur Deddy Mizwar.(OK)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px