Log in

Ciptakan Tenaga Kerja Berkompeten dan Berdaya Saing Tinggi


Disnaker Asahan Dukung Program 3R BLK Kemenaker RI

Bupati Asahan, Drs Taufan Gama Simatupang masuki periodesasi kedua (2015 – 2020) masa kepemimpinannya di Kabupaten Asahan, melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Asahan mendukung upaya Kementrian Tenaga Kerja RI dalam menyiapkan kebutuhan akantenaga kerja terampil sesuai dengan kebutuhan industri.

Sesuai Informasi yang dikutip dari Badan Pusat Statistik(BPS) pada Februari 2017 mencatat jumlah angkatan kerja nasional sebanyak 131.55 juta orang masih didominasi oleh individu-individu berlatar belakang pendidikan rendah. Dengan rincian lulus pendidikan dasar sebesar 54.44 persen,Lulusan sekolah menengah sebesar 28.13 persen, tamatan sekolah tinggi sebesar12.26 persen. Dan angkatan kerja yang tidak mengenyam bangku pendidikan formalsebesar 3.17 persen.

Disisi lain kebutuhan akan tenaga kerja terampil semakin bertambah besar, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesiaberpotensi menjadi ekonomi ke 7 terbesar di dunia tahun 2030 dengan syaratmemiliki 113 juta tenaga kerja terampil, sedangkan saat ini Indonesia baru mengantongi 57 juta orang tenaga kerja terampil.

Untuk mendukung program Kementrian Tenaga Kerja RI dan menselaraskan sesuai visi Kabupaten Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas, dan Mandiri, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Asahan tahun 2018 mengirimkan 43 Tenaga Kerja merupakan warga Asahan ke berbagai Balai Latihan Kerja (BLK)yang ada di Kota Medan, Tangerang, dan Bekasi.

Ke 43 Tenaga Kerja yang siap mengikuti pelatihan diberbagai BLK yang notabenenya siap mencetak tenaga kerja terampil terdiri dari berbagaijurusan. Diantaranya, Jurusan Estimator Bangunan, Garmen Apparel, Front Office Agent, Comercial Loocary, Op Instrumen & Control, Jurusan Pendingin AC (Reprigrasi komersial), Tour Guede, Tiketing, Bakery, Pertukangan Kayu TehnikSemprot, dan Pertukangan Kayu Tehnik Oles.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Asahan H Nurdin mengatakan pihaknya mendukung upaya yang dilakukan pemerintah pusat dalammenciptakan tenaga kerja terampil melalui Balai Latihan Kerja (BLK). “Para peserta calon-calon tenaga kerja yang akan didik untuk menjadi tenaga kerjayang berkompeten dan terampil akan dibekali pelatihan dengan kompetensi yangmengantisipasi perubahan teknologi dan kualifikasi pekerjaan yang berubah cepatserta pengetahuan manajemen pemasaran, perilaku organisasi dan hubungan industrial,” ujar Nurdin.

Kita berharap lanjut H. Nurdin, para calon lulusan BalaiLatihan Kerja (BLK) yang dikirim akan menjadi tenaga kerja yang tidak hanyakompeten dan berdaya saing tinggi tapi juga tersertifikasi dengan harapan cepatdiserap industri.

Disisi lain Kata H. Nurdin, Dinas Tenaga Kerja Kab. Asahan pada Sabtu (13/10-18) lalu bekerjasama dengan BBPLK Medan melaksanakan serangkaiankegiatan pelatihan berbasis kompetensi (PBK) mutu kejuruan teknologi informasi komunikasi generasi muda kreatif Asahan bertempat di Aula MUI Kab. Asahan.pelatihan tersebut menurut H. Nurdin menitikberatkan pada penguasaan kemampuankerja.

“Kemampuan kerja dilatih mencakup pengetahuan, ketrampilandan sikap sesuai dengan standart kerja yang ditetapkan disetiap tempat kerjaatau standar operasional prosedur (SOP),” katanya sembari menambahkan dalam pelatihan yang dilaksanakan terdiri dari tujuh kelompok dengan tiga bidang kejuruandiantaranya pelatihan memperbaiki Air Conditioner (AC), Tehnik Komputer, danKursus Menjahit.

Untuk mendukung sejumlah kegiatan dalam meningkatkankemampuan para calon tenaga kerja maupun home industri tingkat kecil dan menengah seperti pengrajin tangan, psistem produksi, peningkatan kemampuan teknolgi industri, peningkatan kapasitas iptek, dan peningkatan kualitas danproduktifitas tenaga kerja, untuk menunjang kegiatan itu semua maka pada tahun2018 Pemerintah Kabupaten Asahan mengalokasikan dana yang dianggarkan pada APBDKab. Asahan sebesar Rp6.015.546.000.

Sebelumnya tahun 2017 lalu, kata H. Nurdin dalammenanggulangi masalah pengangguran sekaligus kemiskinan dan tindak kejahatan,Pemkab Asahan melaksanakan kegiatan pelatihan dan bantuan alat untuk pengrajinulos. Kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Sei Dadap selain memberikan kegiatan pelatihan juga memberikan bantuan 5 unit alat tenun kepada parakelompok peserta kegiatan.

Memberikan pelatihan dan bantuan peralatan pembuatan Tasberbahan sintetis dilaksanakan dari tanggal 23 s/d 25 Nopember 2017 lalu.Kegiatan yang diikuti sebanyak 25 peserta dari berbagai Kecamatan tersebut juga diberikan bantuan berupa mesin jahit tas.

Kegiatan pengiriman para calon tenaga kerja dan pelatihan dibidang kerajinan tangan adalah merupakan komitmen Bupati Asahan Taufan GamaSimatupang dalam membantu mengembangkan usaha masyarakat agar lebih baik lagidan dapat menyerap tenaga kerja, jika hal ini terus berkesinambungan dengansendirinya pengangguran di Asahan akan berkurang.

Diakhir bincang-bincang dengan andalas, H. Nurdin dalam kesempatan itu mengatakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan para pengrajin industri tenun dan peningkatan kualitas dan produktifitas tenaga kerja yangdilakukan pemerintah Kabupaten Asahan merupakan
stimulus yang harus disambutsecara pro aktif oleh tenaga kerja.

Kita berharap dari kegiatan-kegiatan baik itu kegiatan yangdiikuti para calon tenaga kerja, maupun pelatihan berupa kerajinan tangan dapatmemberikan kesempatan kerja bagi para peserta pelatihan agar memperolehpengetahuan, ketrampilan dan menumbuhkembangkan sikap kreatif dan bertanggungjawab serta berani menanggung resiko dalam mengelola potensi diri danlingkungan yang dapat dijadikan bekal untuk bekerja dan atau berwirausaha dalamupaya meningkatkan kualitas hidupnya. (Hamdan Rangkuti)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px