Log in

Pertemuan Prabowo-SBY Buka Peluang Koalisi


Jakarta-andalas Pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut dapat menjadi bagian penjajakan koalisi kedua partai untuk Pilpres 2019. Kedua petinggi partai dikabarkan akan segera bertemu dalam waktu dekat. Meski belum tahu apa yang akan dibahas oleh Prabowo dan SBY, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai kemungkinan koalisi kedua partai masih terbuka.

"Belum tahu (bahas koalisi), tapi kan mungkin saja. Saya kira juga kalau membicarakan itu (koalisi) juga bagus, tidak ada masalah," kata Fadli di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (23/5).

Fadli mengatakan pertemuan Prabowo dan SBY bukan merupakan rencana baru. Pertemuan keduanya nanti disebut sebagai tindaklanjut pertemuan sebelumnya saat Prabowo bertandang ke kediaman SBY di Cikeas, Bogor. Fadli menyebut pertemuan Prabowo dan SBY nanti itu sebagai pertemuan yang tertunda. Karenanya, dia berharap pertemuan itu dapat terlaksana di bulan Ramadan ini.

"Nanti kita atur lah waktunya. Saya kira bagus saja dalam satu bulan yang penuh silaturahmi ini dilaksanakan silaturahmi yang terkait politik, maupun yang lainnya. Saya kira ini adalah bulan yang bagus untuk bersilaturahim," katanya.

Hingga saat ini, kata dia, Gerindra masih berkomunikasi instensif dengan PKS dan PAN serta sejumlah partai yang menjalin koalisi di Pilkada serentak 2018. Sementara di satu sisi, Demokrat, PKB dan PAN sampai sekarang belum menentukan sikap untuk Pilpres 2019. Namun ketiga partai disebut-sebut akan membentuk poros ketiga.

Gabungan jumlah kursi ketiga partai itu pun sudah mencukupi untuk mengajukan calon presiden tahun depan. Demokrat memiliki persentase suara 10,2 persen atau kursi 10,9 persen, PAN punya suara 7,7 persen atau kursi 8,8 persen, dan PKB mengantongi suara 9,0 persen atau kursi 8,4 persen. Meski gabungan jumlah kursi mencukupi, namun sampai saat ini belum ada perkembangan berarti terhadap kemungkinan pembentukan poros ketiga oleh ketiga partai.  Presiden Joko Widodo angkat bicara mengenai rencana pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Ya bagus, pertemuan setiap tokoh politik saya kira baik untuk negara ini," kata Jokowi kepada wartawan di Kantor DPD Partai Golkar Jakarta, Rabu (23/5).

Jokowi mengaku tidak khawatir apabila Prabowo dan SBY berkoalisi untuk menghadapinya dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

"Juga sangat bagus," jawab Jokowi saat ditanya kemungkinan Prabowo dan SBY koalisi.

Ketua Divisi Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyatakan, Ketua Umumnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diagendakan bertemu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Pertemuan tersebut kelanjutan dari pertemuan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua Tim Pemenangan Prabowo, Sandiaga Uno, Sabtu (19/5).

"Betul apa yang disampaikan oleh Bang Sandi, bahwa pertemuan Sandi dengan AHY akan ditindaklanjuti dengan pertemuan SBY dengan Prabowo," kata dia melalui pesan singkat, Senin (21/5). (CNNI/KPC)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 11 Dec 2018 27°C 22°C
  • 12 Dec 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px