Log in

Semoga Pilkada Jakarta Aman dan Kondusif


Pilkada DKI Jakarta putaran kedua akan dilaksanakan Rabu (19/4) besok. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, pengamanan hari pencoblosan Pilkada putaran kedua merupakan salah satu tugas besar kepolisian. “Besok kita akan hadapi tugas yang cukup besar. Meski penanganan keamanan sudah sejak rangkaian putaran pertama pilkada DKI,” kata Jenderal Bintang Empat itu di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (18/4). Menurut Kapolri, pengamanan pilkada besok merupakan hal yang sangat penting karena Jakarta sebagai ibu kota merupakan barometer negara. Namun Tito mengatakan, TNI dan Polri sudah cukup berpengalaman dalam mengamankan pesta demokrasi di Indonesia.

Tak bisa dipungkiri, perhelatan Pilkada DKI Jakarta memang telah menyedot perhatian sangat besar, tidak saja bagi masyarakat di ibukota negara itu, melainkan juga bagi masyarakat Indonesia di seantero nusantara. Tak salah jika disebut, Pilkada DKI terasa seperti Pilpres. Pilkada DKI rasa Pilpres ini tiada lain karena ibukota dianggap sebagai barometer sekaligus sebagai ajang mengukur kekuatan bagi kalangan elite partai politik, dalam menentukan sikap pada perhelatan Pilpres 2019 mendatang. Keberhasilan dan kesuksesan dalam Pilkada DKI ini juga akan sangat banyak memengaruhi peta koalisi dalam pengajuan kandidat pada Pilpres nanti. Tidak heran jika Pilkada DKI Jakarta ini juga menjadi ajang pertarungan adu gengsi dan kekuatan antara elite parpol yang ada di tanah air. Di antaranya melibatkan nama-nama besar seperti Megawati Soekarnoputri, Surya Paloh, Prabowo Subianto, Oesman Sapta Odang, Setya Novanto, Zulkifli Hasan, Muhaimin Iskandar, Susilo Bambang Yudhoyono, Muhammad Sohibul Iman, dan lainnya.

Karena demikian penting dan strategisnya Pilkada DKI Jakarta, rakyat Indonesia yang notabene bukan merupakan penduduk Jakarta serta sama sekali tidak memiliki hak suara dalam Pilkada DKI Jakarta juga ikut-ikutan 'mengompori' suasana, sehingga suasana 'panas' dan ketegangan sangat terasa menjelang pelaksanaan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Namun, sebagaimana ditekankan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di atas, bahwa pihak Kepolisian sudah cukup berpengalaman dalam mengamankan pesta demokrasi di Indonesia. Karena itu, kita meyakini dan sangat berharap kiranya menjelang dan pasca dilaksanakannya pencoblosan, suasana di ibukota, tetap kondusif dan aman-aman saja.

Untuk itu, kita mengimbau semua pihak hendaknya dapat menahan diri dan memberikan kebebasan bagi masyarakat Jakarta untuk menentukan pilihannya. Tidak boleh terdapat upaya-upaya menghalalklan segala cara untuk meraih kemenangan. Dengan kata lain, aspirasi dan pilihan rakyat harus dihargai. Atas dasar itu, apa pun nanti hasil Pilkada DKI Jakarta harus bisa diterima dengan lapang dada. Pihak yang kalah harus lego lilo dan pihak yang menang tidak perlu merasa jemawa. Kandidat yang menang sebaiknya segera merangkul yang kalah dan mereka yang kalah juga harus sportif mengakui pihak yang menang. Rakyat Indonesia sangat berharap pelaksanaan dan pasca Pilkada DKI Jakarta, semuanya berjalan aman dan kondusif, sehingga tidak memberikan dampak bagi rakyat lainnya di Tanah Air. Jakarta seharusnya bisa memberikan teladan soal pelaksanaan pesta demokrasi yang fair dan bermartabat.(**)     

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

27°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 85%

Wind: 11.27 km/h

  • 11 Dec 2017 28°C 23°C
  • 12 Dec 2017 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px