Logo
Print this page

Selamat Bertugas Gubernur Baru


Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023, Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah bersama delapan gubernur lainnya secara resmi telah dilantik Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Rabu (5/9). Pelantikan duet kepemimpinan baru di Sumatera Utara ini, tentu sangat melegakan rakyat Sumatera Utara, sebab pilihan rakyat akan segera bertugas dan menjalankan amanah rakyat, sesuai dengan janji keduanya pada kampanya Pilgubsu lalu, yang ingin merealisir Sumatera Utara yang bermartabat. Sumatera Utara bermartabat, salah satunya terkait dengan upaya memperbaiki citra Provinsi Sumatera Utara, yang belakangan ini akrab dengan stigma korupsi. Terbukti, dua Gubernur Sumatera Utara sebelumnya, Syamsul Arifin dan Gatot Pujo Nugroho harus lebih awal mengakhiri jabatannya, karena tersandung kasus korupsi.

Dalam upaya mewujudkan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara yang bermartabat itu tentu dibutuhkan para pembantu (Kepala SKPD dan OPD) yang memiliki mentalitas yang baik serta terbebas dari stigma korupsi. Karena itu, menjadi sebuah keharusan bagi Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah untuk melakukan reformasi birokrasi di Pemprovsu. Reformasi birokrasi di Pemprovsu antara lain bisa dilakukan dengan melakukan penataan ulang terhadap keberadaan pejabat-pejabat Eselon II dan III di Pemprovsu. Mereka yang selama ini ditunjuk menjadi pejabat, karena faktor kedekatan dengan gubernur sebelumnya, layak untuk segera dievaluasi.

Jika benar-benar serius mewujudkan Pemprovsu yang bermartabat, maka tiada pilihan lain, kecuali harus segera melakukan penempatan pejabat berdasarkan kompetensi pejabat atau calon pejabat, yang mengacu pada prinsip right man on the right place. Dengan kata lain, pangkat 'Nagabonar' harus ditertibkan.  Begitu juga dengan pimpinan SKPD dan OPD yang sudah terbukti tidak memiliki kompetensi memadai dalam memimpin institusi yang dipimpinnya, wajib segera dievalusi. Sebab, jika tidak, keberadaan mereka akan menjadi beban kepada gubernur dan wakil gubernur baru.

Sumatera Utara Bermartabat juga berkaitan dengan obsesi mengembalikan kejayaan daerah ini di masa lalu, yang di masa silam dikenal sebagai provinsi termaju di luar Pulau Jawa. Kini, Sumatera Utara sudah sangat jauh tertinggal dibanding provinsi lain di Sumatera, utamanya Sumatera Selatan. Karena itu, pembangunan infrastruktur jalan juga sangat layak dijadikan skala prioritas oleh pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah. Misalnya, pembangunan jalan provinsi perbatasan Nanggroe Aceh Darussalam-Pakpak Bharat, yang kondisinya kupak-kapik dan tak kunjung diperbaiki. Selain itu, pemadaman listrik yang akut di Sumatera Utara juga tidak boleh luput dari perhatian Gubsu dan harus mampu mendorong kebijakan energi di Sumatera Utara ke arah lebih baik. Pemadaman listrik berkepanjangan selama 15 tahun belakangan tidak mendapat perhatian serius dari Gubsu periode sebelumnya, diharapkan bisa diatasi pada periode ini. Gubsu Edy Rahmayadi diharapkan 'jemput bola' dalam menyikapi dan menuntaskan berbagai persoalan di daerah ini. Njuah-njuah....(**)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
Info Pemasangan Iklan Online

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com