Log in

Saatnya Kita Kembali Bersatu


Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta warga Jakarta melupakan dinamika politik pada Pilkada DKI yang baru saja selesai. Sudah saatnya masyarakat kembali bersatu memajukan Ibu Kota. "Meskipun dinamika di pilkada kemarin sangat tinggi di dalamnya, perdebatan melalui media, perdebatan di medsos, bahkan pertarungan di lapangan, saya kira ini harusnya selesai," ujar Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/4). "Yang paling penting bagaimana menata kembali Jakarta ke depan, persatuan. Kalau kebinekaan, sudah menjadi fakta sejak Indonesia merdeka, tidak perlu kita persoalkan. Yang paling penting kita membangun Jakarta dan juga daerah-daerah di Indonesia, gitu," katanya.

Fadli Zon benar, sudah saatnya semua hiruk-pikuk yang mewarnai perhelatan Pilkada DKI Jakarta, segera diakhiri dan dilupakan. Seluruh masyarakat Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya, harus kembali ke habibat kita bersama sebagai sebuah bangsa yang satu dalam bingkai NKRI. Seperti diketahui, kendati Pilkada DKI Jakarta hanya memilih gubernur dan wakil gubernur di ibu kota negara itu. Namun, dinamika yang terjadi menjelang dan selama perhelatan Pilkada DKI Jakarta ini, juga melibatkan dan menguras emosi mayoritas rakyat Indonesia. Terbukti, postingan rakyat Indonesia melalui media sosial seperti facebook, twitter, dan media cetak, sangat mendominasi, bahkan tak jarang memicu polemik panas berkepanjangan antara kelompok yang mendukung Anies-Sandi dan Ahok-Djarot.

Karena itu, kita sangat mengapresiasi munculnya sejumlah pernyataan menyejukkan dari berbagai tokoh nasional, baik dari kubu Ahot-Djarot maupun Anies-Sandi, yang sama-sama mengingatkan, bahwa 'kegaduhan politik' selama tahapan Pilkada DKI Jakarta sudah berakhir dan rakyat Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya, harus kembali menyatu. Pernyataan menyejukkan misalnya datang dari Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, yang mengingatkan Anies dan Sandi bahwa kompetisi sudah berakhir. Ia mengajak untuk membuka lembaran baru."Saya mengingatkan juga kepada mereka (Anies-Sandi), sebagai adik-adik saya ini, pertandingan kompetisi sudah selesai. Tutup buku lama, buka buku baru," ujarnya.

Selain itu, Ahok-Djarot sendiri sudah menyampaikan ucapan selamat kepada Anies-Sandi, sekaligus mengimbau para pendukung dan relawannya bisa menahan diri dan tidak melakukan hal-hal yang dapat memicu terjadinya kegaduhan baru. Dan, yang lebih menggembirakan, Anies sendiri sudah bertemu dengan Ahok di Balai Kota, dan keduanya berdiskusi dengan penuh respek demi kebaikan dan kesinambungan program pembangunan Jakarta ke arah yang lebih baik di masa mendatang. Ya, begitulah, setiap kali Pilkada digelar, pasti ada yang menang dan kalah. Ketika Ahok-Djarot sendiri sudah bisa menerima kekalahan dengan legowo, tentu kita berharap agar semua pihak kiranya segera menghentikan opini-opini tendensius di Sosmed yang terkesan 'mengejek' kekalahan Ahok. Akhiri semua itu, saatnya kita kembali bersatu.(**)  

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 93%

Wind: 6.44 km/h

  • 25 Jun 2017 29°C 23°C
  • 26 Jun 2017 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px