Log in

Pilgubsu dan Jalan Terjal JR Saragih


Rapat pleno terbuka pengumuman penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara 2018 memutuskan bahwa hanya dua pasangan calon yang lulus ke tahap berikutnya, yaitu Edi Ramahyadi-Musa Rajeksah dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus. Sementara itu, pasangan Jopinus Ramli (JR) Saragih-Ance Selian dinilai tidak memenuhi syarat verifikasi sehingga gagal untuk maju, Senin (12/2). Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumut memutuskan ijazah SMA JR Saragih tidak legal dan tidak terdaftar, sesuai keterangan dari Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 1454/1.851.623 tanggal 22 Januari 2018 yang menyatakan tidak pernah melegalisir ijazah JR Saragih.

Tak bisa menutupi kesedihannya, mata JR Saragih terlihat berkaca-kaca saat meninggalkan lokasi rapat di Hotel Grand Mercure, Medan. Menjawab pertanyaan wartawan, JR Saragih mengaku akan menempuh jalur hukum. Keputusan KPUD Sumut yang tidak meloloskan pencalonan JR Saragih, karena alasan ijazah SMA yang tidak legal dan tidak terdaftar, seolah menambah daftar panjang jalan terjal yang dihadapi Bupati Simalungun ini, dalam upayanya mengikuti Pilgubsu. Sebelum terbuka jalan dan ditetapkan menjadi bakal pasangan calon yang diusung Partai Demokrat, PKPI dan PKB, JR Saragih juga sudah melalui berbagai jalan terjal, yang membuatnya terseok-seok dan nyaris tidak mampu memenuhi syarat dukungan koalisi.

Nah, ketika persyaratan dukungan kursi di parlemen (DPRD Sumut) sudah memenuhi syarat (20 kursi) sudah berhasil didapatkan, yang membuat JR Saragih dan Ance Selian bisa mendaftarkan diri ke KPUD Sumatera Utara. Ternyata, jalan terjal yang mesti dilalui belum juga berakhir. Secara mengejutkan, KPUD Sumatera Utara menyatakan pasangan JR Saragih-Ance Selian tidak memenuhi syarat verifikasi sehingga gagal untuk maju. Legalisir ijazah SMA JR Saragih ternyata menjadi penyebab kegagalan JR melaju dalam Pilgubsu. Hal ini sontak menimbulkan sejumlah pertanyaan bagi banyak pihak di daerah ini. Bagaimana mungkin seorang JR Saragih yang sudah dua periode menjadi Bupati Simalungun, ijazahnya dianggap tidak memenuhi persyaratan ?

Selain itu, Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara ini juga diketahui sebagai purnawirawan perwira menengah TNI. Pertanyaannya, bagaimana proses yang dilalui JR Saragih hingga lolos menjadi perwira menengah, jika ijazah SMA-nya dinyatakan bermasalah ?

KPUD Sumut memang sudah mengetukkan palunya. Namun, masih ada jalan bagi JR Saragih untuk memberikan perlawanan (hukum) ke Bawaslu dan PTUN. Terkait dengan Pilgubsu kali, JR Saragih kelihatannya tak henti menghadapi jalan terjal. Gusti ora sare (Tuhan tak pernah tidur). Siapa pun yang telah bertindak zhalim kepada orang lain, pasti akan menerima ganjaran setimpal dariNya. Jangan halalkan segala cara, meraih kekuasaan !! (**)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 100%

Wind: 6.44 km/h

  • 22 Feb 2018 28°C 23°C
  • 23 Feb 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px