Log in

'Penyakit' PLN Tak Kunjung Sembuh


Terkait pemadaman listrik yang terjadi di beberapa wilayah di Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta PT PLN segera mengatasinya. Gubernur berharap tidak ada lagi pemadaman di bulan Ramadan agar aktivitas ibadah umat muslim tidak terganggu.

“Saya sudah cek PLN tadi pagi (Kamis, 9/5), mereka sudah lakukan perbaikan,” ujar Gubernur saat ditemui di sela kegiatannya menghadiri Musrenbangnas 2019 di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis.

Dia menyebutkan bahwa pemadaman listrik di sejumlah daerah memang terjadi kemarin, berdasarkan laporan yang diterima. Dirinya pun mendapat informasi adanya gangguan di pembangkit listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN), namun diyakini segera selesai.

Gubsu Edy Rahmayadi boleh-boleh saja optimis, gangguan/kerusakan bisa segera diatasi pihak berkompeten di PLN. Namun, faktanya pada Kamis malam, pemadaman listrik secara masif masih juga terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Dengan kata lain, pemadaman listrik sudah dua hari terjadi secara berturut-turut.

Jika Gubsu Edy Rahmayadi masih yakin pihak PLN bisa segera mengatasi permasalahan dan tidak akan terjadi lagi pemadaman di bulan Ramadan, itu karena Gubsu masih berprasangka baik terhadap PLN. Padahal, sejatinya kebiasaan buruk PLN ini sudah berlangsung lama. Krisis listrik di daerah ini sudah sangat serius dan memerlukan penanganan bersifat simultan.

Selama ini penanganan terhadap persoalan yang terjadi di internal PLN khususnya di Sumut cenderung dilakukan secara parsial, sehingga 'penyakit' PLN tak kunjung sembuh. Terbukti listrik padam di hampir semua wilayah di Sumatera Utara kembali terjadi, dan ironisnya pemadaman dilakukan saat umat Islam tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Sebagaimana disebutkan di atas, pemadaman listrik yang terjadi pada bulan Ramadan ini disebabkan oleh adanya kerusakan/ gangguan pada pembangkit listrik. Nah, dalam hal inilah kita sangat menyayangkan manajeman PLN Sumut yang kurang mampu melakukan langkah antisipatif mencegah terjadinya gangguan sedemikian.

Mestinya ketika bulan Ramadan telah mendekat, pihak PLN sudah melakukan berbagai persiapan secara matang, dalam upaya menjamin tidak akan ada gangguan kelistrikan saat umat Islam tengah menjalankan berbagai kewajiban menunaikan ibadah di bulan Ramadan. Bukan seperti sekarang, tiba-tiba umat Islam dibuat kalang kabut, karena saat sahur dan salat tawarih harus gelap-gelapan.

Dalam konteks ini, kita menilai, 'penyakit' yang menghinggapi PLN tak kunjung sembuh dan kemungkinan besar sulit untuk disembuhkan. Pasalnya, permasalahan gangguan pembangkit dan berbagai kerusakan lainnya sudah sangat sering terjadi (berulang-ulang), tetapi tetap saja tidak terlihat solusinya. Terbukti permasalahan yang sama terus terjadi lagi.

Kelihatannya 'penyakit' kronis yang melanda PLN ini sudah sulit diatasi, sebab di tingkat pusat saja, Dirut PLN berstatus tersangka oleh pihak KPK. Kalau pimpinan tertingginya saja sudah sarat dengan masalah, bagaimana mungkin mereka yang di bawah bisa melakukan terobosan ke arah kebaikan (manajemen yang clean dan transparan).

Karena itu, untuk memperbaiki dan atau menyembuhkan 'penyakit' PLN ini, satu-satunya jalan hanyalah dengan melakukan perbaikan secara menyeluruh terhadap manajemen PLN, baik di pusat maupun daerah. Pemerintah harus ikut campur tangan dalam membersihkan 'tikus-tikus' yang terus menggerogoti PLN, supaya berbagai persoalan krusial di tubuh badan usaha milik negara ini, bisa segera disehatkan dari berbagai virus dan penyakit yang membuat pemadaman listrik selalu meresahkan masyarakat. Libassss...(**)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px