Log in

Pemerintah Harus Pahami Perasaan Rakyat


Anggota DPR dari fraksi PKS Tifatul Sembiring menilai, pidato Ketua MPR Zulkifli Hasan tentang mahalnya harga kebutuhan pokok mewakili perasaan rakyat saat ini, terutama para ibu rumah tangga.

"Kenaikan harga BBM dan juga tarif seperti tarif listrik dan lain-lain ini secara tersirat juga disampaikan oleh Pak Zulkifli Hasan terkait bagaimana dengan pesan emak-emak itu tadi ya. Harga-harga enggak bisa diturunkan," kata Tifatul di gedung DPR, kemarin.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu bahkan mengaku tidak berani makan telur yang harganya semakin mahal. Dia mengkritik semakin mahalnya berbagai kebutuhan pokok masyarakat. "Banyak keluhan itu tarif listrik naik, harga bahan bakar naik, harga-harga juga sudah naik, terutama telur. Ya saya makan apa, telur ceplok saja sekarang enggak berani,"ujarnya.

Pernyataan yang disampaikan Tifatul tersebut benar adanya. Bahwa, kehidupan rakyat saat ini memang semakin sulit. Tentunya, yang paling merasakan sulitnya kehidupan saat ini adalah emak-emak yang setiap hari harus berurusan dengan harga-harga kebutuhan pokok yang semakin mencekik leher.

Harga-harga yang terus mengalami kenaikan itu misalnya telur, beras, ikan, cabai, minyak goreng, tarif listrik, BBM, serta berbagai kebutuhan sehari-hari lainnya. Sementara emak-emak sendiri, tidak mendapatkan kenaikan uang belanja dari suaminya, yang juga mengalami kesulitan mendapatkan uang.

Harus diakui, para pegawai pemerintah (aparatur sipil negara), BUMN, dan TNI-Polri memang terus mendapatkan perhatian dari pemerintah, dengan adanya kenaikan gaji. Namun, masih lebih banyak lagi rakyat kita yang hidup sebagai petani, buruh, dan karyawan swasta yang tidak ikut merasakan kenaikan pendapatan.

Bahkan, pengumuman kenaikan gaji ASN, TNI-Polri itu acapkali disertai dengan munculnya kenaikan harga-harga sembako, dan yang paling merasakan akibatnya adalah masyarakat kecil, yang berprofesi sebagai karyawan swasta, buruh, petani, tukang beca dan sejenisnya.

Dalam konteks inilah, kita mengimbau pemerintah hendaknya bisa lebih memahami perasaan rakyat, yang lebih mendambakan adanya kebijakan di bidang ekonomi, yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat kecil. Rakyat sangat menginginkan terwujudnya stabilitas harga serta adanya kemudahan dalam mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Pembangunan infrastruktur memang penting, tetapi tetap jauh lebih penting, memberikan kenyamanan serta jaminan kesejahteraan kepada rakyat. Kehidupan rakyat hanya dimungkinkan akan lebih sejahtera, jika pemerintah terus bekerja keras dan fokus dalam menciptakan lapangan kerja baru kepada rakyat, khususnya kalangan generasi muda.

Kita baru saja merayakan HUT ke-73 Republik Indonesia. Kita berharap, momentum kemerdekaan ini, bisa membuat pemerintah mampu memahami perasaan rakyatnya, dengan cara semakin giat meluncurkan berbagai program pembangunan yang berorientasi pada semakin meningkatnya kesejahteraan rakyat. Ditunggu...(**)

26°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 85%

Wind: 6.44 km/h

  • 13 Nov 2018 29°C 23°C
  • 14 Nov 2018 26°C 22°C

Banner 468 x 60 px