Log in

Parpol dan Manuver 'Dua Kaki'


Calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Bulan Bintang (PBB) se-Sumatera Utara mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon (Paslon) Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Deklarasi itu sendiri dilakukan di gedung IPMD, Jalan Setia Budi, Medan, Minggu (10/2). Ketua Dewan Syuro DPP PBB, MS Kaban menjadi motor penggeraknya. Di hadapan para caleg PBB, mantan Menteri Kehutanan (Menhut) itu bicara tentang kondisi internal yang bergejolak pasca rapat kerja nasional (Rakernas) yang mengasilkan keputusan untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Setelah Rakornas saya pergi ke Bandung, di sana banyak komentar miring. Tapi sebagai Dewan Syuro saya tidak bergeming dan mendukung Prabowo-Sandi,"ungkapnya. Dalam sejarah perpolitikan di negeri kita, utamanya dalam perhelatan Pilkada maupun Pilpres, acapkali pilihan rakyat sama sekali tidak tergantung kepada partai. Terbukti, pada Pilkada Jakarta lalu, ketika Ahok-Djarot didukung partai-partai besar seperti PDIP, Golkar, Hanura, PPP, PKB, justru harus keok menghadapi Anies-Sandi yang hanya didukung Gerindra, PAN dan PKS.

Dengan kata lain kita hendak menekankan di sini, sikap dan menuver elite partai tidak selalu sejalan dengan kehendak rakyat. Atau dengan kata lain pilihan rakyat, baik di Pilkada maupun Pilpres, sama sekali tidak tergantung kepada sikap dan inkonsistensi partai. Silahkan saja partai bermain di dua kaki. Silahkan saja pimpinan partai bersikap inkonsisten dan selalu ragu-ragu dalam menentukan pilihan. Namun, yang pasti rakyat tidak akan pernah ragu dalam menentukan pilihannya. Pilihan rakyat selalu sejalan dengan bisikan nuraninya.

Demikian halnya saat Partai Bulan Bintang tidak kompak dalam menyikapi Pilpres 2019. Hal itu merupakan hal yang lumrah dan sah-sah saja. Sebab, hal serupa juga melanda partai lain, kendati tidak sevulgar yang ditampilkan para calon anggota legislatif PBB se-Sumut tersebut. Kita meyakini, ketika terdapat kader partai yang mbalelo alias tindak tunduk pada keputusan yang diambil pimpinan partainya, seperti sikap resmi yang diperlihatkan Ketua Umum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra, yang menyatakan mendukung capres 01.

Di sisi lain, terkadang, tanpa sepengetahuan khalayak, sikap sejumlah elite partai politik yang cenderung bermain di dua kaki itu justru mendapat dukungan atau sering pula menjadi bahagian dari strategi terselubung dari elite partai. Manuver seperti ini diperlukan, jika ditengarai bakal terjadi pertarungan yang cukup keras serta sukar diprediksi siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Elite parpol tentu ingin tampil sebagai pemenang dan diberi kesempatan duduk di pemerintahan, siapa pun capres yang akan tampil sebagai pemenang nanti. Hmmm....(**)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px