Log in

Musda Ulang dan Adu Lihai di Golkar Sumut


Mahkamah Partai Golkar (MPG) memutuskan pelaksanaan Musda X DPD Partai Golkar Sumut yang digelar 24 Februari 2020 lalu, tidak sah. Dengan begitu struktur kepengurusan yang sebelumnya demisioner kembali aktif. 

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut, Amas Muda Siregar, ketika dikonfirmasi, Selasa (18/5/2020)."Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut kembali ke Ahmad Doli Kurnia, dan saya sebagai sekretaris," ujar Amas.

Menurut Amas, ada beberapa hal yang dimohonkan oleh pihak pemohon kepada Mahkamah Partai Golkar. Namun, hanya sebagian yang dikabulkan, termasuk pelaksanaan Musda ulang. Permohonan pelaksanaan Musda ulang di Jakarta tidak dikabulkan.

Pernyataan yang disampaikan Amas Muda di atas tidak hanya sekadar sebuah penegasan, bahwa kubu Ahmad Yasir Ridho Loebis masih belum menyerah terhadap situasi kekinian, sekaligus juga menjadi jawaban bagi kubu rival, yang menganggap permainan sudah selesai (game over).

Keputusan Mahkamah Partai Golkar memang membuat status Ahmad Yasir Ridho Loebis sebagai ketua terpilih menjadi tidak sah dan keberadaannya di DPD Partai Golkar Sumut kembali ke jabatan semula sebagai Ketua Harian Partai Golkar Sumut di bawah kepemimpinan Plt Ketua Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Di sisi lain keputusan Mahkamah Partai Golkar itu juga telah membuka kembali peluang Musa Rajekshah (Ijeck) untuk ikut bertarung secara terbuka memperebutkan kursi ketua DPD Partai Golkar Sumut melalui Musda ulang. Dengan kata lain Musda ulang ini akan menjadi ajang adu lihai bagi tim sukses dan pendukung kedua kandidat yang sama-sama kuat ini.

Banyak orang beranggapan, dengan munculnya keputusan Musda ulang, akan membuat Musa Rajekshah lebih berpeluang meraih kemenangan dibanding Yasir Ridho Lubis. Anggapan sedemikian wajar dan sah-sah saja, tetapi tidak sepenuhnya tepat dan mengandung kebenaran.

Pasalnya, sosok Yasir Ridho Loebis bukanlah politisi anak kemarin sore. Dia sudah kenyang makan asam garam perpolitikan, khususnya di Sumatera Utara. Jika dia masih diberi kesempatan untuk maju (tanpa pressure), peluangnya untuk kembali terpilih, cukup besar.

Dikembalikannya jabatan Ahmad Doli Kurnia sebagai Plt Ketua Golkar Sumut, bisa menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan Ridho untuk tetap melaju meraih posisi Golkar-1 Sumut. Sebab, sudah menjadi rahasia umum, bahwa Doli sangat berkeinginan agar Ridho menjadi penerus kepemimpinannya.

Di sisi lain, Ijeck yang kini berstatus sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara tentunya tidak akan berani maju menjadi kandidat di Musda Golkar, kalau merasa dirinya bakal kalah. Karena itu menarik untuk menunggu cerita akhir dari pertunjukan adu lihai dan adu kuat di Musda ulang Partai Golkar Sumut tersebut.(UJ)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C