Logo
Print this page

Mengapresiasi Percepatan Pelantikan Gubernur


Ridwan Kamil mengaku kabar pelantikannya sebagai Gubernur Jawa Barat, Rabu (5/9) di Istana Negara, cukup mendadak. Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, jika sesuai jadwal pelantikan baru akan dilakukan pada 27 September mendatang. Ridwan yang menerima kabar tersebut langsung memberes-bereskan ruang kerjanya sebagai Wali Kota Bandung. Sebab mulai besok dirinya akan berkantor di Gedung Sate. "Nah sekitar sejam yang lalu dapat kabar dari Dirjen Otonomi Daerah setelah berkoordinasi dengan istana ternyata saya masuk ke pelantikan besok," katanya kepada wartawan di sela kegiatannya membereskan barang-barang pribadi di ruang kerjanya di Balai Kota Bandung, Selasa (4/9).

Berdasarkan informasi dari Kementerian Dalam Negeri, Jawa Barat menjadi salah satu dari sembilan yang akan dilantik kepala daerahnya yang baru. Selain Jawa Barat yakni Sumatera Utara, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Papua. Tidak cuma Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil saja, para gubernur lainnya yang akan dilantik hari ini, diyakini juga agak terkejut (sekaligus merasa gembira), dengan pelantikan yang dipercepat tersebut. Terbukti, Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman dan pimpinan dewan lainnya saat dipertanyakan, mengaku belum menerima undangan pelantikan itu, kendati dirinya sudah menerima kabar akan adanya pelantikan tersebut di Istana Negara.

Kendati demikian, kita mengapresiasi dilakukannya percepatan pelantikan gubernur tersebut. Sebab, dengan segera dilakukan pelantikan, maka mereka akan bisa secepatnya bekerja dan juga tidak terlalu lama menunggu, yang terasa cukup menjenuhkan. Bagi Ridwan Kamil yang masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung, penantian hari pelantikan, mungkin tidak terlalu terasa. Namun, bagi gubernur dan wakil gubernur terpilih lainnya yang tidak berstatus sebagai pejabat, tentu sudah tidak sabar menunggu saat-saat yang menggembirakan tersebut.

Karena itu, kebijakan pemerintah melakukan percepatan pelantikan sungguh sangat tepat. Pasalnya, provinsi yang selama ini hanya dipimpin seorang pejabat sementara, tentu akan lebih baik dan terkesan berwibawa, jika dipimpin gubernur yang definitif, sebagai hasil pilihan rakyat. Lagi pula seperti di Sumatera Utara misalnya, cukup banyak agenda penting yang perlu segera ditangani lebih baik. Misalnya persiapan penyelenggaraan MTQN pada Oktober 2018 mendatang. Sumatera Utara sebagai tuan rumah tentunya membutuhkan persiapan lebih baik dan bisa jadi sentuhan tangan dingin gubernur dan wakil gubernur, akan dapat membuat perhelatan itu menjadi lebih baik. Selain itu, masyarakat Sumatera Utara juga sudah tidak sabar merasakan berada di bawah kepemimpinan gubernur baru, yang diyakini akan mampu membawa pembangunan di daerah ini menjadi lebih baik, sejalan dengan tagline kampanye pasangan ERAMAS, yang ingin membawa Sumut menjadi provinsi yang bermartabat. Selamat Pak Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, selamat bertugas...(**)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
Info Pemasangan Iklan Online

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com