Log in

Mengapresiasi Pengurusan SIM Tanpa Calo


Terdapat pemandangan berbeda saat masyarakat Kota Medan sekitarnya melakukan pengurusan surat izin mengemudi (SIM), baik SIM A, B maupun C di kantor Polisi Satuan Lalu Lintas Medan, Jalan Adinegoro, beberapa waktu belakangan ini. Pemandangan berbeda dimaksud ialah tidak adanya lagi para calo berkeliaran berebutan hendak 'memangsa' masyarakat yang hendak mengurus SIM. Terkait dengan bersih dan bebasnya pengurusan SIM dari calo ini tentu patut kita apresiasi. Itu bermakna, tidak ada lagi praktik pungutan liar (Pungli) dalam pengurusan SIM di Satlantas Polresta Medan. Sudah barang tentu hal ini merupakan sebuah prestasi dan kinerja positif yang patut diacungi jempol dari Kasat Lantas Polresta Medan saat ini, yaitu AKBP Indra Warman.

Sebagaimana diketahui, keberadaan surat izin mengemudi (SIM) baik A, B maupun C sangat vital dan diperlukan masyarakat. Sebab, jika tidak memiliki SIM, pasti akan selalu dibayang-bayangi kekhawatiran akan terkena tindakan langsung (tilang) aparat kepolisian. Karena itu pula, tak mengherankan jika kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) di seluruh Indonesia pada umumnya serta Satlantas Polresta Medan khususnya, setiap hari diserbu masyarakat yang hendak mengurus SIM. Tahapan yang harus dijalani dalam pengurusan SIM sebenarnya relatif mudah dan tidak terlalu bertele-tele. Antara lain diawali dengan pemeriksaan kesehatan, pembayaran, pengisian data, foto, ujian teori dan diakhiri dengan ujian praktik mengemudi.

Nah, yang membuat ribet dan membuat masyarakat tidak nyaman adalah antrian yang terlalu panjang, sehingga sangat menyita waktu. Situasi ini tentu sangat memberatkan bagi masyarakat yang terikat dengan pekerjaan. Tentu, tahapan ini berlaku umum di seluruh Indonesia dan bukan menjadi wewenang pihak Satlantas Polresta Medan untuk mengubahnya. Hal lain yang membuat masyarakat semakin was-was saat melakukan pengurusan SIM, yakni mereka yang sudah menguras tenaga, mengorbankan waktu dan uang, ternyata tidak ada jaminan akan dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan SIM. Kendati demkian, sejatinya pengurusan SIM yang tak lagi membuka ruang dan peluang bagi para calo tersebut, sudah lumayan baik. Hal ini membuat warga yang ingin memperoleh SIM, harus datang dan hadir sendiri di tempat alias tidak boleh diwakilkan.

Namun, menyikapi banyaknya keluhan warga yang merasa tahapan yang dilalui dalam pengurusan SIM terlalu panjang dan sangat menyita waktu tersebut, kita berharap kiranya administrasi pengurusan dapat lebih disederhanakan. Dalam hal ini, agaknya perlu dicari alternatif solusi, agar pengurusan SIM bisa lebih cepat dan efisien. Misalnya penerapan sistem pengurusan lewat online dan kalaupun terdapat ujian praktik, sebaiknya dilakukan dengan lebih fleksibel. Kita meyakini pihak Sat Lantas, khususnya di Polresta Medan juga menginginkan agar masyarakat diberi kemudahan dalam mengurus SIM. Terbukti, selain telah sukses memberangus praktik calo, beban biaya pengurusan SIM pun juga tidak terlalu memberatkan. Uruslah SIM, sebelum ditilang ! (**)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 90%

Wind: 6.44 km/h

  • 24 Sep 2018 30°C 23°C
  • 25 Sep 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px