Log in

Menang Kalah Pilkada Hal Biasa


Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta pejawat, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat memberikan ucapan selamat atas keunggulan sementara pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam hitung cepat berbagai survei. Meski begitu, mereka tetap menunggu hasil perhitungan dari KPUD DKI. "Kita sudah lihat hasil perhitungan secara quick count, dan tentunya kita akan tunggu juga hasil penghitungan secara riil yang akan diumumkan KPU DKI berdasarkan hasil hitungan cepat, Anies-Sandi unggul, maka itu saya sampaikan selamat pada beliau sambil kita tunggu nanti hasil penghitungan secara riil dan secara resmi yang dikeluarkan KPUD," kata Djarot di Ballroom Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (19/4).

Sementara, dalam sambutannya, Ahok sapaan akrab Basuki berharap Anies dan Sandiaga bisa melanjutkan program kerjanya. Pejawat itu juga berjanji akan merampungkan pekerjaan rumah dalam enam bulan ke depan. "Dalam enam bulan terakhir kami akan berusaha melunasi janji, dan PR kami tentu tidak akan selesai. Maka diharapkan Anies-Sandi bisa melanjutkannya," kata Ahok. Sikap yang diperlihatkan Ahok-Djarot memberikan ucapan selamat atas kemenangan Anies-Sandi merupakan sebuah cerminan kepribadian yang gentlemen dan patut diacungi jempol. Memang begitulah sikap yang harus dipertontonkan dalam menyikapi persaingan di dalam Pilkada. Yang namanya mengikuti kompetisi bernama Pilkada, sudah pasti ada yang menang dan kalah. Kekalahan dan kemenangan dalam perhelatan Pilkada merupakan hal yang biasa dan tidak perlu diratapi dan disesali secara berlebihan..

Seperti diketahui, peserta Pilkada adalah manusia biasa dan tidak luput dari berbagai kekurangan. Kendati sudah merasa maksimal dalam melakukan berbagai upaya dalam meraih kemenangan. Namun, rencana tidak selalu sejalan dengan hasil yang diperoleh di lapangan. Sejatinya, kemenangan dalam perhelatan Pilkada yang demokratis dan bermartabat, harus disikapi sebagai sebuah kemenangan bersama (baca rakyat). Di dalam pelaksanaan pesta demokrasi bernama Pilkada, yang berdaulat adalah rakyat sebagai pemilik suara. Karena itu, siapa pun yang keluar sebagai pemenang, harus dihargai dan dihormati. Sebab, hal itu sudah menjadi kehendak mayoritas rakyat. Nah, kenyataan ini ternyata disadari sepenuhnya oleh Ahok-Djarot, sehingga dengan legowo bisa menerima kekalahan yang dialami.

Terkait dengan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta yang relatif aman dan lancar ini, kita tak lupa mengapresiasi kinerja pihak Kepolisian, TNI, dan aparat keamanan lainnya, yang telah bekerja keras dan sungguh-sungguh mengawal dan menjamin keamanan pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu. Selanjutnya, kepada Anies-Sandi bersama segenap pendukungnya, kita sampaikan selamat, disertai harapan tetap membumi dan tidak mabuk dengan kemenangan. Semua potensi yang ada hendaknya dirangkul dan diberdayakan, demi menyukseskan realisasi visi-misi mereka mewujudkan Jakarta baru yang lebih baik dan memberikan perubahan nyata bagi masyarakat ibukota. Utamanya implementasi program pembangunan yang lebih berkeadilan dan bermartabat serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Pasca Pilkada Jakarta, kita harapkan semua pihak yang selama ini terkesan saling berhadap-hadapan, kembali menyatu dalam bingkai NKRI. Monggo...(**)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

30°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 68%

Wind: 11.27 km/h

  • 22 Aug 2017 31°C 23°C
  • 23 Aug 2017 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px