Log in

KPK dan Perwujudan Sumut Bermartabat


Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sering melakukan kunjungan kerja atau mengunjungi Sumut.Ia berharap, dengan seringnya melakukan kunjungan ke Sumut, kemungkinan kuat tindakan-tindakan korupsi akan semakin tuntas.

“Kami berharap Pak Agus (Ketua KPK RI) sering-sering datang ke sini, jadi kami selalu ingat terus dan kami tak korupsi, kalau Bapak sering datang, semakin banyak orang ketakutan, kesadaran preventif, kami sangat berharap itu tercipta, terkhusus di Sumatera utara,” katanya saat rapat koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi Terintegrasi se-Provinsi Sumatera Utara, Selasa (14/5).    

Edy Rahmayadi memintakepada KPK RI untuk selalu mengawasi segala bentuk tindakan yang menjerumus kepada korupsi. Tidak hanya kepada KPK RI, Edy Rahmayadi juga meminta kepada para awak media untuk mengawasi segala bentuk kinerja pemerintah Sumut. "Kami berusaha akan berbuat yang terbaik."Ajari kami, awasi kami jangan buru-buru tangkap kami,"katanya.

Harapan yang disampaikan Gubsu terhadap KPK itu sejalan dengan visi misi dan keinginan Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajekshah yang bertekad mewujudkan Provinsi Sumatera Utara yang bermartabat.Keinginan ini agaknya bermula dari fakta, bahwa selama ini Sumatera Utara dikonotasikan sebagai provinsi yang pejabatnya sangat banyak tersandung kasus korupsi. 

Dalam hal ini kita sependapat dengan apa yang disampaikan Gubsu di atas. Bahwa, pihak KPK harus sering mengunjungi Sumatera Utara dan meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan tindak tanduk para pejabat di daerah ini. Tentunya pengawasan ini sebaiknya diawali dengan melakukan pencegahan, baru dilakukan penindakan. 

Tentunya diperlukan adanya political will dari Gubsu, Wagubsu dan seluruh pimpinan SKPD, dalam melaksanakan kebijakan dan tindakan yang mengarah pada adanya keinginan kuat untuk menerapkan prinsip transparansi, dan tidak lagi terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang menjurus pada upaya memperkaya pribadi dan kelompok.   

Di sisi lain, kita berharap pihak KPK ikut berperan dalam mendukung upaya perwujudan Sumut Bermartabat. Yang dimaksud dengan Sumut Bermartabat, yaitu Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara yang sudah terbebas dari kecenderungan dan perilaku korup, yang selama ini seolah sudah menjadi tradisi dan trade mark di Sumatera Utara.  

Kita meyakini Gubsu Edy Rahmayadi memiliki keinginan kuat dan serius untuk memberantas perilaku korup di jajarannya, sekaligus berupaya melahirkan wajah baru daerah ini, yaitu Sumatera Utara yang bermartabat. Namun, keinginan ini tidaklah semudah membalik telapak tangan.

Sebab, dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah ini, Gubsu dan Wagubsu memiliki stok SDM pejabat yang sangat terbatas. Artinya kalaupun hendak melakukan rotasi pejabat, Gubsu tidak memiliki banyak pilihan.

Akhirnya seperti dilakukan baru-baru ini, mereka yang dipilih menempati posisi sebagai pejabat Eselon II, tetap orang yang itu-itu juga, yang notabene selama ini sudah dianggap sudah terkontaminasi dan tidak lagi bisa dikembangkan potensinya.  

Dalam konteks inilah kita berharap, kiranya KPK ikut berperan dalam mendukung keinginan Gubsu mewujudkan Sumut Bermartabat ini, dengan cara terus mengawasi tindak tanduk para pimpinan SKPD Pemprovsu tersebut. Siapa pun di antara mereka yang ditengarai masih suka bermain-main, KPK harus segera bertindak, agar Gubsu bisa merekrut pejabat baru yang lebih fresh dan bersih. Ruahkemo Karina...(**)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px