Log in

Keterpurukan Rupiah Harus Diatasi


Pemerintah dinilai tengah memperlihatkan kepanikan akan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar. Menurut Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN). Hal tersebut terlihat dalam cara pemerintah merespons hal tersebut. Ketua Badan Litbang DPP BM PAN Aria Ganna mengungkapkan, momentum depresiasi rupiah tersebut seharusnya menjadi stimulus pemerintah untuk introspeksi dalam mengelola makro ekonomi. Respons pemerintah seolah tengah meredam fluktuasi psikologi pasar, namun malah seperti menimbulkan kepanikan.

"Tak kurang juga penguasa sibuk membuat infografik membangun narasi kekuatan fundamental ekonomi. Barisan Muda (BM) PAN memandang bersliwerannya komentar elite pemerintah yang sibuk membuat alasan dan analisa justru seperti menampilkan orkestra kepanikan," kata Aria, Jumat (7/9). Keterpurukan rupiah adalah sebuah kenyataan pahit yang mesti dihadapi. Dalam hal ini pemerintah tidak lagi bisa berdalih, bahwa melemahnya rupiah karena situasi eksternal di negara lain. Apa pun ceritanya, pemerintah harus menemukan cara jitu untuk memperkuat rupiah.

Sebagaimana dikemukakan BM PAN di atas, dalam menyikapi semakin anjloknya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing khususnya dolar AS itu, pihak pemerintah tidak boleh panik dan hanya melontarkan argumentasi-argumentasi basi yang tidak memberi solusi. Hal yang perlu segera dilakukan pemerintah adalah melakukan pencegahan semaksimal mungkin, jangan sampai semakin terpuruknya rupiah tersebut langsung berimbas kepada rakyat Indonesia. Yakni, mencegah jangan sampai terjadi kenaikan harga sembako dan harga bahan bakar minyak.

Dalam hal ini, tidak ada salahnya pula jika jajaran pemerintahan Jokowi-JK mengikuti langkah yang dilakukan pengusaha dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno, yang melakukan penukaran dolar AS miliknya ke rupiah. Penukaran dolar dengan jumlah cukup signifikan dipastikan akan berdampak pada tertolongnya rupiah. Tentunya di jajaran pemerintahan saat ini cukup banyak orang yang memiliki kekayaan melimpah serta cadangan dolar AS di rumah atau perusahaannya. Bagi orang pemerintahan seperti Jusuf Kalla, Airlangga Hartarto, Luhut Panjaitan, Sri Mulyani, Agus Kartasasmita, termasuk Presiden Jokowi sendiri, sudah saatnya memberi bukti, kalau punya pasokan dolar, supaya segera ditukarkan ke rupiah.

Ingat, tahun ini merupakan tahun politik, sekaligus menjadi saat-saat menentukan bagi Jokowi, apakah akan kembali terpilih atau sebaliknya akan muncul pemimpin baru. Nah, terpuruknya rupiah ini sekaligus menjadi salah satu test case bagi Jokowi dan jajaran pemerintahannya, apakah mampu mengatasi permasalahan krusial tersebut. Rakyat Indonesia saat ini sudah semakin kritis dan pintar. Rakyat sudah jenuh dengan janji-janji muluk serta kampanye yang sarat dengan pencitraan. Rakyat menginginkan adanya keteladanan dan bukti kepiawaian pemimpin dalam mengatasi masalah bangsa, termasuk soal terpuruknya nilai tukar rupiah. Monggo...(**)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

30°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 70%

Wind: 11.27 km/h

  • 23 Sep 2018 30°C 22°C
  • 24 Sep 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px