Log in

Kegaduhan Politik Harus Dihentikan


Pakar komunikasi politik Hamdi Muluk menilai berita bohong atau hoaks perlu dicegah. Sebab dampak dari berita yang tak berdata dan berfakta itu bisa memicu kerusuhan sosial. Hamdi menceritakan, kerusuhan yang terjadi di negara Rwanda yang menyebabkan disintegrasi bangsa dikarenakan hoaks yang disebarkan media. “Jadi jelas, hoaks bisa menimbulkan perpecahan dan konflik," kata dia, saat menjadi pembicara dalam ‘Diskusi Empat Pilar MPR’, Jumat (5/10) dengan tema ‘Ancaman Hoaks dan Keutuhan NKRI'. Dia mengatakan, bila masyarakat ingin berpolitik dengan wawasan yang maju dan hasil maksimal, maka semua harus mengedepankan adu gagasan dengan basis pada data dan fakta. “Hal demikian akan membawa masyarakat dan bangsa kepada hal yang lebih baik”, ujarnya.

Maraknya berita hoaks juga berimbas pada terjadinya kegaduhan politik di tingkat elite (nasional), yang jika tidak segera diantisipasi/ dihentikan, akan dapat berdampak pada terjadinya kegaduhan yang lebih mengerikan di tingkat akar rumput (grass-root). Terkait dengan pentingnya mencegah terjadinya kegaduhan politik di tingkat elite tersebut, dua tokoh penting yang akan maju sebagai kandidat presiden pada Pilpres 2019 mendatang (Joko Widodo dan Prabowo Subianto), sudah berulangkali menekankan agar keutuhan bangsa lebih diutamakan daripada kepentingan kekuasaan.

Karena itu keduanya juga sudah sering melontarkan imbauan, supaya perhelatan pesta demokrasi (Pilpres 2019) dapat berlangsung dengan lancar, aman, sejuk, jujur dan kondusif serta tidak sampai menimbulkan ketegangan di antara sesama pendukung. Namun imbauan tersebut kelihatannya hanya lip service belaka. Terbukti, di antara sesama pendukung kedua capres tersebut, terus menerus saling serang, yang berimbas pada terjadinya kegaduhan politik, yang juga diikuti para pendukung di level lebih rendah. Sebagaimana disampaikan Hamdi Muluk di atas, berita bohong atau hoaks harus dicegah, karena bisa memicu terjadinya keresahan sosial. Dalam konteks mencuatnya berita bohong soal penganiayaan Ratna Sarumpaet, kita mengapresiasi langkah pihak kepolisian yang sigap bertindak, dengan melakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan, sekaligus menetapkannya sebagai tersangka.

Dalam hal penanganan kasus Ratna Sarumpaet ini, kita berharap semua pihak bisa menahan diri. Dengan kata lain, tidak sepatutnya kasus ini kemudian digiring menjadi opini politik, yang tujuannya untuk menjatuhkan reputasi pihak-pihak lain. Kehati-hatian dalam menangani kasus Ratna Sarumpaet ini sangat diperlukan, supaya tidak sampai menimbulkan kegaduhan politik, yang bisa berimbas pada terjadinya kisruh sosial di tengah masyarakat. Karena itu, kegaduhan politik apa pun motifnya harus segera dihentikan. Sebab, masih sangat banyak permasalahan bangsa, yang mendesak segera dituntaskan.(**)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 97%

Wind: 4.83 km/h

  • 11 Dec 2018 28°C 22°C
  • 12 Dec 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px