Log in

Gebrakan Gubsu Baru Harus Didukung


Lima hari resmi menjadi Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang beragama Islam di lingkungan kantor gubernur agar melaksanakan salat berjemaah di Masjid Agung Medan. Salat berjemaah terutama saat Zuhur dan Ashar. Masjid Agung Medan kebetulan letaknya berdampingan dengan kantor gubernur.

“Mustahil Sumut akan maju kalau ASN-nya tak beriman. Saya harap seluruh ASN yang beragama Islam sudah meninggalkan semua pekerjaannya lima menit sebelum azan, sudah di masjid. Kita minta dibuat pengumuman setiap akan masuk waktu salat, saya yang bertanggungjawab kalau ada pekerjaan terkendala gara-gara salat,”kata Edy, Senin (10/9).

Asisten III Bidang Administrasi dan Aset Pemprovsu Zonny Waldi mengatakan, imbauan untuk melakukan salat berjemaah diumumkan melalui pengeras suara setiap lima menit sebelum masuk waktu salat. Baginya, apa yang dilakukan Edy merupakan salah satu implementasi dari visi menjadikan Sumut yang bermartabat. Selain ajakan salat berjemaah, gubernur juga meminta agar ASN hemat listrik.

Baru beberapa hari menjabat sebagai orang nomor satu di Sumatera Utara, Gubsu Edy Rahmayadi telah membuat sejumlah gebrakan, yang semuanya bermuara pada visi misinya bersama Wagubsu Musa Rajekshah, ingin mewujudkan Sumatera Utara yang bermartabat.

Nah, salah satu syarat utama dalam mewujudkan Sumatera Utara bermartabat, tentunya harus diawali dari tersedianya SDM berkualitas dan beriman di jajaran Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara. Karena itu, sangat tepat gebrakan Gubsu, yang memunculkan tradisi baru positif di kalangan ASN Pemprovsu, yaitu keharusan untuk mengikuti salat berjemaah.

Kendati salat berjemaah sudah merupakan kewajiban setiap umat Islam. Namun, faktanya selama ini, ketika waktu salat berjemaah tiba, sangat banyak ASN Pemprovsu yang belum melaksanakan salat berjemaah di Masjid Agung, yang letaknya berada di samping kantor gubernur.

Apa pun gebrakan Gubsu kita yang baru menjabat ini, tentunya menjadi keharusan bagi ASN di Pemprovsu untuk memberikan dukungan penuh, selama hal itu dimaksudkan untuk kebaikan bersama. Termasuk di dalamnya, instruksi Pak Edy kepada Sekdaprovsu, untuk melakukan evaluasi terhadap keberadaan para pejabat, utamanya pejabat Eselon II.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa sebelumnya terdapat sejumlah pejabat di Pemprovsu, yang pengangkatannya lebih didasarkan pada faktor kedekatan serta tidak sepenuhnya mengacu pada prinsip merit system.

Sebagai mantan Pangdam dan Pangkostrad, tentunya bukan hal aneh, jika Gubsu yang baru ini ingin bergerak cepat dan melaksanakan keputusan-keputusan tegas dan gebrakan yang langsung menuju sasaran. Tentunya, tekad dan gerak cepat Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu ini, membutuhkan dukungan dari jajaran Pemprovsu, utamanya para pimpinan SKPD yang energik, inovatif dan memahami tupoksinya dengan baik.

Dalam hal ini, kita juga menunggu gebrakan Gubsu berikutnya, yakni segera melakukan penyegaran di jajaran Pemprovsu sekaligus mengandangkan para pejabat yang keahliannya cuma 'angkat telor', 'mangulok', dan mengumbang pimpinan. Gas terus, Pak...(**)  

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 97%

Wind: 6.44 km/h

  • 13 Nov 2018 29°C 23°C
  • 14 Nov 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px