Log in

Antonio Conte, 'The New Special One'


Para pemain Chelsea ramai-ramai memuji kinerja pelatih mereka usai memastikan gelar juara. Eden Hazard mengatakan, Conte merupakan pelatih fantastis. Menurutnya, Conte adalah pelatih yang punya etos kerja luar biasa, khususnya saat memimpin latihan. "Pujian setinggi-tingginya untuk Conte. Kita sudah pernah membicarakan ini, dia benar-benar pelatih hebat yang akan memberikan kami gelar juara dan itu terbukti,"kata Hazard, Sabtu. Senada dengan Hazard, bek David Luiz menyebut Conte sebagai pelatih yang brilian. Luiz menilai, Conte mampu menularkan semangat kepada para pemain Chelsea, baik saat latihan maupun hari pertandingan. "Conte luar biasa, gelar ini layak untuknya karena kerja kerasnya yang hebat selama ini,"ujarnya.

Puja-puji yang dialamatkan kepada Conte memang sangat wajar dan layak diterimanya. Betapa tidak, mantan pelatih Juventus ini dalam tempo tak lebih setahun, sudah sukses memberikan Chelsea gelar English Liga Preimer. Dan raihan gelar yang diberikannya kepada para fans The Blues ini juga dilakukan dengan sangat meyakinkan. Sebab, gelar juara sudah bisa diamankan, ketika pertandingan masih menyisakan dua partai lagi. Hebatnya lagi, suami Elisabetta Muscarello ini sukses membawa gelar jawara berbekal skuad yang diwarisi dari pelatih Chelsea sebelumnya, Joe Mourinho dan hanya menambahkan satu pemain saja, yaitu N'golo Kante. Musim lalu bermodalkan pemain yang sama, Eden Hazard dkk hancur-hancuran, memaksa manajemen Chelsea memecat Mourinho di tengah jalan.

Berbekal pemain yang relatif sama, berujung pada kesuksesan besar, bahkan Chelsea berpeluang menorehkan double winners, karena berpeluang besar meraih gelar Juara Piala FA, sudah lebih dari cukup sebagai bukti nyata kejeniusan Conte. Sebelumnya, dia juga sukses memberikan tiga gelar scudetto Serie A kepada 'The Old Lady' Juventus. Dengan torehan prestasinya yang spektakuler itu, tidak berlebihan jika dinyatakan, sosok Antonio Conte sebagai 'The New Special One'. Conte merupakan figur yang spesial dan jaminan mutu. Para pengeritik Conte bisa saja menuding dia mengalami kegagalan saat menangani The Azzuri Italia. Namun, sejatinya hal itu tidak layak disebut sebagai kegagalan. Pasalnya, timnas Italia hanya kurang beruntung, karena kalah melalui adu penalti 5-6 dari Jerman pada perempat final Piala Eropa 2016.

Conte pantas diberi julukan sebagai 'The New Special One', sebab The Special One sebelumnya (Jose Mourinho) tidak lagi menjadi jaminan mutu. Lihatlah Manchester United musim ini yang sudah dibekali pemain termahal di dunia, Paul Pogba dan didukung kiper terbaik David De Gea serta salah satu penyerang terhebat, Ibrahimovic, ngos-ngosan di Liga Priemer dan hampir pasti gagal ke Zona Liga Champions, jika tidak mampu membekap Ajax di final Liga Eropa.

Mengapa status 'The New Special One' layak disematkan kepada Conte ? Penyebabnya tiada lain, karena sosok pelatih yang handsome dan atraktif di pinggir lapangan ini, sangat piawai meningkatkan motivasi dan memaksimalkan potensi dimiliki para pemainnya. Lihatlah misalnya Eden Hazard yang musim lalu bermain di bawah standar, musim ini kembali memperlihatkan kualitas dan talenta sebenarnya, sehinga performancenya sudah mendekati kehebatan Lionel Messi.

Begitu juga Pedro Rodriguez, Diego Costa, Nemanja Matic, dan seluruh pemain Chelsea, kembali tampil dalam performa terbaik masing-masing. Nah, dengan kehebatannya ini, tak heran jika Antonio Conte kini menjadi rebutan banyak klub raksasa Eropa yang ingin merasakan sentutan tangan dinginnya, karena Conte adalah 'The New Special One' dan jaminan  prestasi di masa kini, sedangkan Mourinho bisa disebut The Special One di masa lalu.(**)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

22°C

Medan, Sumatera Utara

Mostly Cloudy

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 20 Sep 2017 30°C 22°C
  • 21 Sep 2017 29°C 23°C

Banner 468 x 60 px