Harian Andalas - Lugas dan Cerdas - Portal Berita Online

Switch to desktop

Adik Bupati Nias Selatan Ditahan



Medan-andalas Firman Dachi, adik kandung Bupati Nias Selatan (Nisel), Idialisman Dachi, ditahan petugas Unit II/Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Poldasu, Senin (23/12) karena diduga terlibat korupsi pengalihan lahan untuk fasilitas umum ke Lahan Balai Benih Induk (BBI) senilai Rp9,4 miliar.

"Mulai pukul 20.00 WIB, Firman Dachi resmi kita tahan. Sebelumnya, Sekda Nisel Asa'aro Laia dan Asisten I, Feriaman Sarumaha sudah kita tahan dalam kasus yang sama," teran Dirreskrimsus Polda Sumut, Kombes Dono Indarto didampingi Kasubdit III/ Tipikor AKBP Yudha Nusa, kepada wartawan, kemarin.

Dikatakan Dono, Firman Dachi dipersangkakan ikut serta mengalihkan proyek pengadaan lahan untuk fasilitas umum untuk pengadaan Lahan Balai Benih Induk (BBI).

Mantan Direktur Reskrimsus Polda Lampung itu menjelaskan, Pemkab Nisel menganggarkan dana Rp.10 Milyar dari APBD Nisel Tahun 2012 untuk pembelian lahan yang diperuntukan perkantoran dan untuk fasilitas umum. Sebagai ketua tim adalah Sekda Nisel Asa'aro Laia dan Asisten I, Feriaman Sarumaha.

Namun, Bupati Nisel, Idialisman Dachi memerintahkan supaya proyek untuk pengadaan fasilitas umum tersebut dialihkan untuk pengadaan Balai Benih Induk dan menyerahkan pemegang proyek kepada adiknya, Firman Dachi. Sehingga terjadi kerugian negara Rp9,4 miliar. Disinggung soal keterlibatan Bupati Nisel, Idialisman Dachi, Dono mengaku penyidik masih mendalaminya.

"Kita masih mendalami dan mengembangkan penyidikan. Jika ditemukan bukti, siapapun kita lakukan tindakan sama sesuai hukum," tegas Dono. Sebagaimana diketahui, Sekda Nisel Asa'aro Laia dan Asisten I Pemkab Nisel, Feriaman Sarumaha ditahan Kamis (19/12).

Seyogiannya, Firman Dachi diperiksa bersamaan dengan Sekda dan Asisten I, namun adik Bupati Nisel itu tidak datang. Karena dinilai tidak kooveratif, pada Sabtu (21/12) petugas Unit II Subdit III/Tipikor dipimpin langsung Kanit II Kompol Hasan By mendatangi persembunyiannya dikawasan Setia Budi.

Namun, Firman Dachi berusaha menghindar. Tapi, setelah diancam akan ditangkap, akhirnya mantan Ketua AMPI Nisel itu datang untuk diperiksa, Senin (23/12) lalu setelah hampir 10 jam diperiksa, Firman Dachi ditahan.

Sementara menurut informasi, "Aktor" utama pengalihan proyek pengadaan fasilitas umum ke Balai Benih Induk (BBI)  diduga Bupati Nisel, Idialisman Dachi  dan kemudian menunjuk adik kandungnya (Firman Dachi red) memegang proyek pengadaan BBI tersebut.

Terkait kasus itu, Tipikor Poldasu sudah memeriksa Kuasa Bendahara UmumDaerah (BUD) Pemkab Nisel, Hadi Sem Lase, SE. Namun masih status saksi bersama  Kabag Humas Pemkab Nisel dan Kabid. Aset Daerah Dinas Pendapatan Kab. Nias Selatan, Aroni Halawa. (THA)

Kirim Komentar

Yang bertanda (*) informasi WAJIB diisi. HTML code TIDAK diizinkan

PT. STAR MEDIA INTERNUSA - http://www.harianandalas.com
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
Info Pemasangan Iklan Online

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com

hit counter

Top Desktop version