Log in

Termakan Isu Penculikan Anak


Kasus penculikan anak-anak dalam beberapa hari ini telah membuat masyarakat resah. Apalagi berita tentang penculikan anak-anak ini banyak bertebaran di media sosial. Hal ini makin membuat para ibu semakin cemas dan khawatir. Mereka pun jadi 'sensitif' jika tidak melihat anak-anak mereka sebentar saja.

Salah satu yang tiba-tiba jadi sensitif itu adalah seorang ibu yang merupakan penduduk Aek Goti, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara. Seorang ibu bernama Jumini, 32 tahun, terlihat menangis histeris setelah anaknya yang berusia 5 tahun, Najwa Umaira, hilang dari rumahnya.

Aksi Jumini yang menangis sambil meraung di lantai, meratapi putrinya, terekam dalam video yang diunggah akun makassar_info. Tidak hanya Jumini, sang nenek juga ikut menangis histeris karena menduga cucunya hilang diculik orang.

Kejadian ini membuat warga heboh. Tidak hanya warga sekitar, polisi dan sejumlah perangkat desa juga ikut berdatangan ke rumah Jumini.

Namun, setelah melakukan penelusuran dan pencarian di sekitar rumah, polisi dan warga akhirnya menemukan Najwa yang ternyata sedang tertidur di balik pintu.

Padahal, berita penculikan Najwa ini sempat ramai dan menjadi viral di media sosial. Akhirnya kebenaran berita penculikan Najwa pun terungkap. Dia tidak diculik tapi tertidur di balik pintu rumahnya.

Kisah ini menjadi peringatan sekaligus pelajaran bagi kita semua. Sebagai netizen yang baik, kita tidak boleh langsung percaya dengan berita yang beredar di media sosial, apalagi yang sampai menjadi viral.

Kita seharusnya bisa menyaring berita yang beredar di media sosial agar tidak termakan isu penculikan seperti yang dialami oleh Ibu Jumini. (DCI/MDK)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 21 Nov 2018 27°C 22°C
  • 22 Nov 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px