Log in

Terlalu Ganteng, Anak Diminta Tes DNA


Bagi sebagian orangtua, mirip-tidaknya wajah seorang anak dengan ayah atau ibunya mungkin bukan jadi persoalan besar. Tapi bagi seorang ayah di China, memiliki anak yang terlalu ganteng ternyata bisa menimbulkan beragam keresahan.

Kecurigaan sang ayah muncul sejak anaknya yang diberi nama Wang Ye lahir 28 tahun silam. Menurut pengakuan Zhang, ibunya, sejak lahir wajah Wang Ye memang tampan dengan bentuk hidung yang bisa dibilang sempurna. Para kerabat dan juga teman-temannya pun sering kali bertanya mengapa anak mereka bisa begitu ganteng.

"(Anak saya) punya mata yang besar dan hidung yang mancung. Ayahnya memang tidak cukup ganteng dan sangat berbeda wajahnya," kata Zhang kepada Kan Kan News seperti dilansir Daily Mail, Rabu (2/8/2017).

Pertikaian Zhang dengan suaminya pun muncul. Seiring bertambahnya usia Wang Ye, sang ayah semakin curiga bahwa anak yang selama ini dibesarkannya bukanlah anak biologisnya. Perdebatan yang semakin panjang itu membuat ayah dan ibu Wang Ye bercerai tahun 2004.    

Tujuh tahun berselang, rasa penasaran sang ayah rupanya belum sirna. Pada tahun 2011, ia mengajak Wang Ye dan juga mantan istrinya, Zhang untuk ikut tes DNA. Hasil mengejutkan didapat dari tes DNA itu. Menurut keterangan dari hasil tes, Wang Ye ternyata tak memiliki hubungan darah dengan ayah ataupun ibunya. 

"Hal tersebut tentu membuat kami terkejut. Sulit dipercaya rasanya bahwa selama ini kami membesarkan anak yang ternyata bukan darah daging kami. Sulit menerima kenyataan itu," ujar Zhang.

Merasa tidak yakin akan hasil tes DNA itu, tahun 2016 Wang dan kedua orangtuanya kembali melakukan tes DNA. Hasilnya pun sama. Zhang percaya bahwa anaknya tertukar saat ia melahirkan di Shanghai First Maternity and Infant Hospital, bulan Februari 1989. Ia kemudian meminta pihak rumah sakit bertanggung jawab akan hal tersebut. Namun ternyata, pihak rumah sakit kehilangan dokumen kelahiran bayi di tahun itu.

Zhang berkukuh ingin menemukan anak kandungnya dan membantu Wang Ye bertemu dengan orangtua biologisnya. Atas kejadian ini, ia juga meminta kompensasi kepada pihak rumah sakit sebesar 1,3 juta yuan, atau sekitar Rp2,5 miliar. 

Pihak rumah sakit akhirnya memberikan keterangan pada 28 Juli lalu. Mereka mengatakan, telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus terebut dan akan berusaha sekuat tenaga untuk mengungkap kebenaran dari kejadian itu.

Pihak rumah sakit juga mengatakan bahwa mereka bersimpati kepada Wang Ye dan kedua orangtuanya. Oleh karenanya, mereka siap bertanggung jawab jika penyelidikan menunjukkan bahwa mereka bersalah. (KMP/DBS)

Berita lain dari kategori ini : « Beternak Kecoa Jokowi: Mana yang Bener? »

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

31°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 67%

Wind: 11.27 km/h

  • 24 Aug 2017 31°C 22°C
  • 25 Aug 2017 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px