Log in

Kaya Raya Tetap Mengemis


Seorang nenek lanjut usia menghabiskan waktunya untuk mengemis di stasiun kereta api. Usut punya usut, ternyata wanita berusia 79 tahun ini adalah orang kaya-raya. Dia punya vila lima lantai serta beberapa toko ritel dan properti sewaan di Hangzhou, Tiongkok.

Dilansir dari Next Shark, Senin 3 November 2018, cerita perempuan ini menjadi berita utama nasional minggu lalu. Cerita ini menyeruak di publik setelah staf di stasiun kereta api Hangzhou memperingatkan masyarakat yang lalu-lalang di stasiun tak langsung iba dengan pengemis tua.

“Seorang wanita tua di stasiun menggunakan usianya untuk menarik simpati, padahal situasi keuangan keluarganya cukup bagus. Jadi, tolong jangan tertipu,” bunyi pengumuman itu.

Anak pengemis yang tak disebutkan namanya ini mengatakan sang ibu menolak ketika diminta untuk berhenti mengemis. Padahal, keluarganya sangat kaya dan kekayaannya melebihi kekayaan rata-rata orang di Tiongkok.

“Saya melayaninya dengan makanan yang lezat setiap hari, tapi dia bersikeras untuk memohon,” kata sang anak. Dia mengatakan ibunya juga memiliki tabungan di beberapa bank.

Dikatakan juga wanita ini memulai aksinya dengan menjual peta di stasiun kereta api. Tapi, manajemen stasiun tidak setuju. Karena ujung stasiun selalu ramai, dia mulai mengemis.

Wanita ini sampai di stasiun sekitar jam 10.00 dan pulang jam 20.00. Menurut beberapa sumber, dia menghasilkan uang 300 yuan (Rp650.371).

Untuk mencegah ibunya keluar untuk mengemis, putranya membagikan foto sang ibu di media sosial. Dia meminta orang-orang untuk tidak memberikan uang kepada sang ibu.

"Saya sudah bilang dia boleh saja tidak peduli terhadap nama baiknya, tetapi kami peduli. Saya menyajikan makanan enak untuknya setiap hari, tetapi dia berkeras keluar rumah untuk mengemis. Dalam hal keuangan, dia jauh lebih berkecukupan daripada sebagian besar orang di sini. Dia juga punya tabungan di beberapa bank yang ada di sekitar sini," tutur sang anak kepada wartawan.

Walaupun begitu, dia mengakui kalau tuntutan pekerjaan membuatnya tidak bisa memberikan perhatian hingga dua puluh empat jam dalam sehari. Sang anak mencari nafkah dengan mengelola pabrik milik keluarga.

Sang anak sendiri yang menyebarkan foto ibunya di jejaring sosial dan meminta netizen untuk tidak memberikan uang jika mereka bertemu dengannya. Namun karena langkah ini tidak bisa menghentikan tekadnya untuk meminta-minta, giliran pihak pengelola stasiun yang turun tangan.

Sampai berita ini diturunkan masih belum diketahui apakah sang nenek akhirnya berhenti mengemis atau masih meneruskan aktivitasnya itu. (DCI/MDK)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 8.05 km/h

  • 21 Nov 2018 27°C 22°C
  • 22 Nov 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px