Log in

Jutawan Pemungut Sampah


Perilaku seorang pebisnis di Tiongkok ini patut ditiru. Pria bernama Zhong Congrong dari Chongqing ini mungkin satu-satunya jutawan pemungut sampah.

Dilansir dari Oddity Central, Sabtu 26 Agustus 2018, pria berusia 52 tahun ini mulai memungut sampah di Jalan Chingqing tiga tahun yang lalu. Ketika itu, Zhong sedang berwisata bersama keluarga ke selatan Hainan, Tiongkok, untuk merayakan Imlek.

Di sana, Zhong bertemu dengan seorang profesor pensiunan dari sebuah universitas. Pensiunan ini memungut sampah di pantai lokal setiap hari selama empat tahun. Dia terkesima dengan sikap sang profesor dan berjanji dalam hati akan menerapkan hal serupa ketika pulang.

Setelah pulang dari tamasya, Zhong mulai memungut sampah di Jalan Chongqing. Kebiasaan ini mengundang perhatian dan pandangan buruk dari masyarakat lokal dan media setempat.

Masyarakat tak bisa memahami alasan jutawan ini memungut sampah. Padahal, Zhong merupakan seorang taipan bisnis diler mobil, real estate, dan bahan material pabrik.

Bahkan, keluarganya bingung dengan perilaku Zhong pada mulanya. Anak dan istri sempat malu dengan pandangan negatif media tentang kebiasaannya yang nyentrik itu.

Warga setempat berpikir Zhong hanya ingin melakukan sesuatu yang menarik perhatian publik. Tapi, dia tak mau pandangan negatif ini merusak niat baiknya.

Yang namanya perbuatan baik, tentu tak serta-merta kelihatan hasilnya, kan? Inilah yang dirasakan Zhong. Seiring berjalannya waktu, perilaku warga berubah. Mereka berterima kasih kepada pria separuh abad karena telah membuat lingkungan bersih.

Warga setempat berbalik mendukung dan memuji aksinya. Istri Zhong juga kini menjadi aktivis anti buang sampah sembarangan. Istrinya juga tak segan menegur orang yang membuang sampah sembarangan.

Ketika ditanya alasan mengapa memungut sampah di jalan, Zhong memberikan jawaban yang menusuk. “Mau buang sampah atau memungutnya, itu tak ada kaitannya dengan pendidikan, umur, latar belakang, atau status ekonomi sosial seseorang,” kata dia ketika berbicara dengan Sixth Tone.

Zhong ingin perilakunya bisa menginspirasi semua orang agar tak membuang sampah sembarangan. Dia juga mengenakan kaos oranye bertuliskan anti buang sampah sembarangan ketika sedang memungut sampah.

Di perusahannya, Zhong juga mengenakan denda sebesar 10 yuan (Rp21.316) kepada setiap karyawannya yang buang sampah sembarangan. Dia berpikir negaranya perlu kebijakan yang tegas untuk pembuang sampah sembarangan. Zhong mengatakan sanksi denda tidaklah cukup.

“Orang Tiongkok lebih takut malu. Mereka tidak peduli seberapa besar dendanya dan lebih peduli tentang malu yang didapat,” kata Zhong. (DCI)

26°C

Medan, Sumatera Utara

Showers

Humidity: 85%

Wind: 8.05 km/h

  • 14 Nov 2018 27°C 22°C
  • 15 Nov 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px