Log in

Djumaidi, Bocah Ajaib Selamat dari Kecelakaan Pesawat

Djumaidi, penumpang pesawat yang jatuh di Osibil ditemukan selamat. Djumaidi, penumpang pesawat yang jatuh di Osibil ditemukan selamat.

Pesawat Caravan jenis Pilatus Dimonim Air PK-HVQ jatuh di Gunung Oksibil Papua, Sabtu (11/8). Keesokan paginya tim pencari menemukan lokasi jatuhnya pesawat tersebut. Delapan penumpang pesawat termasuk Pilot Lessie dan Kopilot Wayan Sugiarta tewas. Namun ajaibnya, Djumaidi seorang bocah 12 tahun selamat dari kecelakaan itu.

Bocah yang masih duduk kelas lima SD itu bersama bapaknya menjadi penumpang pesawat yang terbang dari Bandara Tanah Merah Digoel menuju Oksibil. Namun, di Gunung Menuk pesawat mengalami kecelakaan. Djumaidi bersama bapaknya sempat berusaha menyelamatkan diri setelah pesawat menabrak pohon. Akibatnya tangan kanan Djumaidi patah dan kini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura. Sedangkan sang ayah tewas dalam kecelakaan tersebut.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Kodim 1702/Wamena, Satgas Pamtas, Polres Pegunungan Bintang, Pemda dan masyarakat telah berhasil mengevakuasi seluruh korban.

Jumaidi memang bisa dibilang ajaib. Dia harus bertahan selama 12 jam lebih dalam kondisi trauma berat akibat pesawat yang ditumpangi jatuh dan menghantam hutan belantara. Selain itu, Jumaidi harus bertahan dalam kondisi suhu yang cukup ekstrem di Papua.

Disampaikan Juru Bicara Kodam XVII Cenderawasih Kolonel M Aidi, setelah informasi kecelakaan pesawat ini tersiar. Tim gabungan langsung dibentuk. Tim kemudian diberangkatkan menuju Kampung Oktamen, desa terdekat dari lokasi pesawat jatuh. Bersama warga setempat, tim gabungan kemudian berjalan kaki lebih dari 2 jam menembus hutan.

Lokasi pesawat Dimonim Air yang nahas itu kemudian ditemukan, berada di hutan Gunung Menuk. Kondisinya hancur, tim gabungan menemukan delapan penumpang tewas. Tapi dari reruntuhan pesawat, tim gabungan mendengar suara rintihan. Ternyata ada satu penumpang yang masih hidup.

“Kondisi pesawat dalam keadaan hancur setelah menghantam hutan belantara di Gunung Menuk. Delapan penumpang ditemukan tewas dan 1 orang selamat,” kata Aidi.

Meski kondisinya mengkhawatirkan, tapi Jumaidi masih dapat berkomunikasi. Dia langsung dievakuasi menuju RSUD Oksibil.

"Saat ini, Tim SAR dengan bantuan masyarakat masih melakukan evakuasi korban meninggal dunia dengan menggunakan kantong jenazah untuk selanjutnya dibawa menuju RSUD Oksibil." katanya lagi.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI George E Supit menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini. Dia mengapreasiasi kerja keras Tim SAR gabungan (TNI, Polri, Pemda) dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi korban.

Sementara itu, Juru Bicara Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengayakan, delapan penumpang yang dinyatakan meninggal dunia adalah Lessie Sevuve (pilot), Wayan Sugiarta (kopilot) dan tujuh penumpang, Sudir Zakana, Martina Uropmabin, Hendrikus Kamiw, Lidia Kamiw, Jamaludin, Naimus dan Jumaidi yang ditemukan masih dalam keadaan selamat.  

“Korban yang selamat tersebut kemudian di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Oksibil melalui jalan darat oleh tim gabungan sedangkan korban yang meninggal dunia dalam proses evakuasi,” katanya.

Jika cuaca di Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang memungkinkan atau mendukung, rencananya para korban tersebut akan di terbangkan ke Jayapura dan selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua untuk autopsi guna memastikan identitasnya.

"Korban selamat akan dilakukan perawatan medis lanjutan," katanya. (G/LIP6/VN)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 25 Sep 2018 28°C 22°C
  • 26 Sep 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px