Log in

Bupati Mengundurkan Diri


Bagi segelintir orang menjadi kepala daerah, apakah itu gubernur, bupati atau wali kota adalah suatu impian. Bahkan setelah terpilih menjadi kepala daerah pada periode pertama, masih berambisi untuk melanjutkannya ke periode.

Tetapi tidak demikian halnya dengan Mardani H Maming, Bupati Tanah Bumbu periode 2016-2021. Bupati termuda di Provinsi Kalimantan Selatan itu malah ingin mundur meski baru dua tahun menjabat. Dia mengaku ingin berkarier di Parlemen Senayan, Jakarta, menjadi anggota DPR RI.

Padahal, tidak sedikit politisi yang duduk di senayan justru berkeinginan sebaliknya, yakni menjadi kepala daerah dengan bersaing melalui pilkada.

Keinginan Mardani yang juga Ketua DPD PDIP Kalsel mundur dari jabatan bupati karena akan maju dalam pemilihan anggota DPR RI pada Pemilu 2019 itu telah disampaikannya di depan warganya.

"Saya mohon pamit kepada semua warga Tanah Bumbu karena tahun 2019 mendatang akan maju di pemilihan anggota DPR RI," ujarnya di depan warganya yang memadati acara Tanah Bumbu Berselawat sekaligus haul ke-2 H Maming, di Batulicin, Kamis (1/3/2018) lalu.

Mardani berujar, sesuai aturan bila mendaftar jadi caleg, harus mengundurkan diri satu tahun sebelumnya. Karena aturan itu pula Mardani mengaku tidak akan memimpin jabatan bupati hingga akhir masa jabatannya pada 2021.

Terhitung Agustus 2018, dia harus mengakhiri jabatannya bila maju sebagai calon anggota legislatif.  Mardani mengaku sudah saatnya dirinya masuk dalam kancah nasional dan memperjuangkan nasib Banua di legislatif. "Keinginan saya sudah bulat," katanya.

Keinginan Mardani mundur dari jabatan Bupati Tanah Bumbu untuk mendaftar caleg 2019 ini pun telah direstui Mendagri Tjahjo Kumolo melalui surat keputusannya. Mardani resmi tak lagi menjabat bupati terhitung 3 Juli 2018.

"Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sudah menandatangani Surat Keputusan Nomor 131.63-1919 Tahun 2018 bahwa Mardani H Maming sah berhenti sebagai Bupati Tanah Bumbu periode 2016-2021 berdasarkan Surat Gubernur Kalsel No.121/00925/PEM tentang Usul Pemberhentian Bupati," Kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ardiansya melalui Kepala Bidang Pengelolaan dan Komunikasi Publik Julian, di Batulicin, Jumat (6/7).

Sebagai penggantinya, dalam menjalankan roda pemerintahan secara otomatis wakil bupati yang masih aktif menduduki jabatan baru sebagai Plh bupati sejak dikeluarkan SK Mendagri terkait pemberhentian bupati dari jabatan terdahulu.

"Semua proses dan persyaratan pengunduran diri sebagai pejabat daerah yang sudah ditetapkan oleh undang-undang menurut Mendagri sudah memenuhi syarat sehigga ditetapkan Mardani H Maming sudah sah tidak menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu dan digantikan oleh wakilnya H Sudian Noor, yang menduduki jabatan baru sebagai Plh Bupati Tanah Bumbu," kata Julian. (G/TBK/ANT)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 18 Sep 2018 28°C 23°C
  • 19 Sep 2018 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px