Logo
Print this page

Stabilkan Harga, Beras Sachet Ramaikan Pasar di Sumut

Perum Bulog siap menggelontorkan sekitar 1.000 ton beras dalam kemasan sachet atau renceng. Perum Bulog siap menggelontorkan sekitar 1.000 ton beras dalam kemasan sachet atau renceng.

Medan-andalas Beras Bulog kualitas premium kemasan sachet 200 gram yang dibungkus renceng siap meramaikan pasar di wilayah Sumatera Utara. Beras ukuran sachet itu diproduksi guna memudahkan kemampuan masyarakat membeli dan menstabilkan harga.

Kepala Perum Bulog Divre Sumatera Utara Benhur Ngkaimi menjelaskan, kini produksi beras renceng tersebut mencapai 3 ton. Mesinnya ada di gudang Bulog Jalan Mustafa Medan.

Saat itu Benhur bersama Kadisperindag Sumut Alwin dan Kompol Roman Smaradhana Elhaj dari Poldasu yang juga anggota Satgas Pangan Sumut meninjau mesin kemasan beras renceng ukuran sachet 200 gram.

“Harganya Rp2.500 per bungkus dan  tahan sampai dua bulan," kata Benhur kepada wartawan di gudang Bulog Jalan Mustafa Medan Selasa (4/9) .

Adanya beras sachet ini menurut Benhur, untuk memenuhi kebutuhan pasar. Selama ini banyak produk dikemas dalam bentuk sachet renceng seperti susu, deterjen dan sebagainya.

Diketahui, Perum Bulog siap menggelontorkan sekitar 1.000 ton beras dalam kemasan sachet atau renceng. Keberadaan produk beras kemasan 200 gram tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan beras hingga ke wilayah-wilayah pelosok dan terpencil di Indonesia.

Sejak diperkenalkan pada bulan lalu, beras tersebut memang baru didistribusikan ke wilayah Jawa. Sekarang sudah masuk pasar Sumut. Beras yang dikemas merupakan beras produk lokal atau beras Bulog kualitas premium setara dengan beras lokal seperti kuku balam atau arias. Beras renceng tersebut bisa dibeli di warung-warung kelontong dengan harga Rp2.500 per kemasan.

Benhur menyebut selain beras renceng ukuran sachet 200 gram, Bulog juga menjual ukuran kemasan 1 kg, 5 kg, 10 kg dan 30 kg. Cuma beras kemasan ini bisa dikemas secara manual. Sedangkan beras renceng harus pakai mesin khusus karena kemasan sachetnya menyatu. "Kami berharap, beras renceng sachet ini banyak peminatnya," ujar Benhur.

Ia menambahkan, beras medium digelontorkan sekaligus untuk menjaga stabilitas harga yang selama  masih diatas HET. Walau sebenarnya Bulog juga menyediakan beras premium, minyak goreng, gula dan tepung. "Harga medium Rp 8600 perkg yang curah, dan yang kemasan Rp 9050 perkg," katanya .

Dikatakannya, mahalnya beras merk lain disebabkan masyarakat masih banyak yang belum percaya kualitas beras dari Bulog. Padahal pihaknya menjamin beras dari Bulog tidak kalah kualitasnya dari beras impor yang sudah punya nama tau bermerk.

"Jadi ini masih PR kita bersama Tim satgas maupun dinas perdagangan untuk mensosialisasikan kualitas beras Bulog tidak kalah dengan beras impor," ujarnya.

Sementara itu stok beras di gudang Bulog saat ini sebanyak 100 ribu ton. Pada hari yang sama beras medium tersebut juga digelontorkan ke seluruh kabupaten/kota di wilayah Sumut .(Siong)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
Info Pemasangan Iklan Online

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com