Logo
Print this page

Sektor Jasa Keuangan Butuh SDM Memadai

OJK menggelar prongram mengajar di Kampus UINSU Medan, Jumat (7/9). OJK menggelar prongram mengajar di Kampus UINSU Medan, Jumat (7/9).

Medan-andalas Deputi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Institute, Sukarela Batunanggar mengatakan, perkembangan dan inovasi di sektor jasa keuangan seperti peer to peer lending, digital banking, crowdfunding dan era internet of things yang dikenal dengan fenomena financial technology (FinTech) ke depan membutuhkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai. "Kebutuhan SDM untuk mengetahui dampak baik secara bisnis, legal, maupun ekonomi secara keseluruhan," kata Sukarela saat mengajar di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Jum'at (7/9).

Karenannya sebut Sukarela, dalam menjalankan fungsi OJK secara aktif berkolaborasi dengan seluruh stakeholder agar fungsi dimaksud bisa berjalan dengan lancar. Salah satu aspek penting kolaborasi dengan para stakeholder adalah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. "Program OJK mengajar seperti yang kita lakukan hari ini adalah bentuk kontribusi OJK mengembangkan kompetensi SDM di dunia pendidikan," sebutnya. Hal ini sebut dia, guna meningkatkan pengetahuan dan memperluas wawasan para akademisi mengenai peran serta OJK selaku otoritas yang memiliki fungsi pengaturan dan pengawasan serta perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

"Kesuksesan organisasi manapun tidak terlepas dari kemampuan organisasi mengelola SDM yang kompeten," ungkapnya. Menurutnya, prestasi suatu organisasi adalah fungsi sinergi dari sumber daya yang dimilikinya khususnya SDM.  "Bisa dikatakan SDM adalah aspek terpenting menentukan jatuh bangunnya organisasi dalam banyak keadaan," ungkapnya. Apalagi kata dia, perkembangan sektor jasa keuangan kini sudah sangat maju dan memasuki era digital. Kita tidak lagi dapat mendekati melalui pengaturan dan pengawasan dengan menggunakan metode lama.

"OJK harus cukup fleksibel untuk mendorong inovasi baru, namun di sisi lain cukup tegas dalam mengawal aspek perlindungan konsumen,"paparnya. Selain itu, keterkaitan antar sektor jasa keuangan kini juga semakin kompleks sehingga membutuhkan pengawasan yang terintegrasi untuk mencegah risiko sistemik di sektor jasa keuangan. "Keseluruhan hal tersebut memerlukan SDM yang kompeten,"tutup Sukarela (Siong)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
Info Pemasangan Iklan Online

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com