Logo
Print this page

Pupuk Subsidi Makin Langka di Sumut

H Zainuddin Purba H Zainuddin Purba

Zainuddin Purba:  Cabut Izin Distributor yang Nakal

Medan-andalas Petani di sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut) mengeluhkan pupuk subsidi yang semakin langka. Mereka khawatir tanaman padinya tidak tumbuh dengan baik. Sementara untuk membeli pupuk nonsubsidi, petani tak mampu lantaran harga harganya mahal.

Anggota DPRD Sumut H Zainuddin Purba SH mengaku sudah mendengar langsung keluhan para petani di sejumlah daerah, khususnya di Kabupaten Langkat dan Kota Binjai yang merupakan daerah pemilihannya.

Karena itu, dia meminta kepada pemerintah dan aparat penegak hukum di Sumut agar mengusut terjadinya kelangkaan pupuk subsidi kebutuhan para petani kecil tersebut. Ia menduga ada pihak-pihak yang bermain untuk mendapatkan keuntungan besar dari pupuk subsidi.

"Pemerintah harus tegas. Cabut izin distributor maupun agen penyalur yang nakal. Sebab persoalan kelangkaan pupuk ini bukan kasus baru," tegas Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut tersebut kepada wartawan melalui telepon seluler di Medan, Jumat (18/10).

Ia juga mengingatkan kepada perusahaan-perusahaan yang ditunjuk menjadi distributor agar tepat waktu dalam menyalurkan pupuk bersubsidi kepada agen atau kios penyalur. Di sisi lain pemerintah juga serius melakukan pengawasan agar penyaluran pupuk tepat sasaran dan tidak diselewengkan.

Mantan Ketua DPRD Kota Binjai ini juga mengakui para petani di sejumlah daerah di Sumut mengeluhkan lambannya pemerintah dalam menyalurkan pupuk bersubsidi. Akibatnya kios-kios penyalur kerap kehabisan stok pupuk subsidi. Padahal, kebutuhan petani akan pupuk subsidi sudah mendesak lantaran tanaman padinya sudah waktunya untuk dipupuk.

Pupuk bersubsidi adalah pupuk yang harganya disubsidi oleh pemerintah untuk membantu penghidupan dan perekonomian para petani. Bagaimana Pemprov Sumut mau mencapai target swasembada pangan, kalau kinerja para distributor dan agen-agen pupuk subsidi di Sumu tidak becus.

"Padahal, Gubsu Edy Rahmayadi punya cita-cita besar terhadap Provinsi Sumut ini, yakni menjadikan provinsi ini menjadi provinsi swasembda beras,"katanya. Untuk itu, Zainuddin Purba minta Direktur Bina Pasar dan Distribusi, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI harus cepat merespon dan turun ke lapangan, guna mengecek jadwal masuk dan keluarnya pupuk bersubsidi. (UJ)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com