Log in

PT RFB Perkenalkan Loco Gold

Pimpinan Cabang RFB Medan, Sonya Kadarmanik memberikan penjelasan secara detail kepada wartawan  terkait investasi loco gold  di Kantor RFB Medan di Best & Grow Tower (JW Marriott) Lt 12 Unit  1205-1209, Jalan Putri Hijau Medan, Sabtu (20/10/2018).andalas/sulaiman Pimpinan Cabang RFB Medan, Sonya Kadarmanik memberikan penjelasan secara detail kepada wartawan terkait investasi loco gold di Kantor RFB Medan di Best & Grow Tower (JW Marriott) Lt 12 Unit 1205-1209, Jalan Putri Hijau Medan, Sabtu (20/10/2018).andalas/sulaiman

Optimis Target Satu Juta Lot Tercapai

Medan-andalas Untuk lebih memperkenalkan investasi loco gold (emas) di industri Perdagangan Berjangka Komoditi  (PBK), PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) menggelar workshop yang bertujuan untuk memberikan  edukasi kepada wartawan yang ada di Kota Medan. 

Kegiatan yang dipandu langsung oleh Pimpinan Cabang RFB Medan, Sonya Kadarmanik itu, digelar di Kantor RFB Medan di Best & Grow Tower (JW Marriott) Lt 12 Unit 1205-1209, Jalan Putri Hijau Medan, Sabtu (20/10). Hadir dalam kegiatan itu, Corporate Communication PT RFB Andri Darmawan, Wakil Pialang Berjangka RFB Medan, Jose Rizal S Sinaga, serta seluruh wakil pialang berjangka RFB Medan.

Dalam sambutannya, Andri Darmawan, mengatakan kegiatan Media Workshop akan dilakukan secara rutin setiap tahun. Di Medan kegiatan ini sudah dimulai sejak tahun lalu. 

“Jadi Media Workshop ini merupakan tahun kedua yang kita laksanakan. Kali ini, kita mengangkat  tema ‘Edukasi Pengenalan Investasi Kontrak Berjangka Emas (Loco Gold) pada Industri Perdagangan  Berjangka Komoditi’. Kita berharap rekan-rekan media semakin memahami tentang industri Perdagangan Berjangka Komoditi,” kata Andri.

Sementara itu, Wakil Pialang Berjangka RFB Medan Jose Rizal S Sinaga, dalam pemaparannya menjelaskan tentang peluang investasi di loco gold. Menurut Jose, emas merupakan komoditi yang paling diminati masyarakat untuk investasi. Di samping itu, emas juga digunakan sebagai standar keuangan atau ekonomi, cadangan devisa dan alat pembayaran paling utama di beberapa negara. 

“Para investor umumnya membeli emas untuk hedge atau safe haven terhadap beberapa krisis  termasuk ekonomi, sosial, politik atau krisis yang berbasis mata uang,” jelasnya.

Permintaan emas fisik, kata dia, mengalami peningkatan cukup signifikan dari tahun ke tahun. Padahal cadangan emas dunia sangatlah terbatas. Karena itu, di beberapa negara maju telah menyediakan investasi alternatif berupa produk derivatif emas dengan menarik sejumlah margin sebagai jaminan transaksinya (margin trading).

PT RFB optimis mampu mencapai target satu juta lot untuk transaksi tahun 2018 ini. Hingga kuartal III-2018 PT RFB berhasil membukukan total transaksi sebanyak 846.550 lot. Angka ini naik 97,36% dibandingkan tahun 2017 pada periode yang sama sebesar 428.935 lot.

“Transaksi bilateral/sistem perdagangan alternatif (SPA) yang mencapai 611.944 lot, dengan peningkatan 68% menopang pertumbuhan kinerja RFB di kuartal III tahun ini,” kata Chief Business  Officer (CBO) RFB Teddy Prasetya, dalam siaran pers yang diterima, Jumat (19/10/2018).

Sementara untuk volume transaksi multilateral sebesar 234.606 lot menunjukkan pertumbuhan yang signifikan yaitu sebesar 262,75% dibandingkan kuartal III tahun lalu yang mencapai sebesar 64.674 lot. “Kami bangga dengan pencapaian di kuartal III ini. Dengan dukungan yang kuat dari seluruh kantor  cabang dan karyawan, kinerja Perseroan terus meningkat dan target 1 juta lot hingga akhir tahun optimis akan terlewati,” kata Teddy. (ma)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 8.05 km/h

  • 20 Nov 2018 27°C 22°C
  • 21 Nov 2018 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px