Log in

MUI Pertimbangkan Keluarkan Fatwa Haram PUBG


Setelah Aceh

Jakarta-andalas Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah mempertimbangkan fatwa haram skala nasional untuk gim PlayerUnknown's Battle Ground (PUBG) dan gim daring dengan aliran baku tembak sejenis setelah langkah serupa ditempuh oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Cholil Nafiz mengatakan pihaknya mendengarkan seluruh stakeholder terkait untuk memberlakukan fatwa haram gim baku tembak.

"Semua pendapat yang berbicara tentang gim baku tembak, kami akan jadikan pertimbangan. Baik lokal, nasional maupun internasional. Yang di Aceh juga dijadikan pertimbangan," kata Cholil, Jumat (21/6).

Cholil mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan dalil yang digunakan oleh MPU untuk mengharamkan gim PUBG dan gim sejenis. "Di kami berlaku secara nasional nantinya. Mungkin itu kajian ulama di sana dan ini jadi pertimbangan kami nanti. Kami akan lihat apakah mereka mengerti masalah dan dalil yang digunakan," pungkasnya.

Cholil juga menyebut, gim PUBG dan gim baku tembak sejenis berpotensi menjadi sarang judi bagi para pemainnya. Praktik judi dalam PUBG bisa bertaruh mata uang rupiah hingga UC. Sedangkan praktik judi dalam segala bentuk diharamkan oleh MUI.

Praktik perjudian ini tentu masuk indikator pengkajian MUI untuk mengeluarkan fatwa haram PUBG. "Dari permainannya lalu ada pertaruhannya. Meskipun kecil-kecilan itu masih unsur judi. sifatnya taruhan itu judi. nah seberapa persen orang melakukan gunakan untuk judi masih kita kaji," kata Cholil.

Cholil menjelaskan apabila mudarat PUBG lebih besar daripada manfaatnya, MUI akan meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk memblokir PUBG. "Kalau nanti banyak mudaratnya tentu kita akan haramkan dan minta pihak berwenang untuk menghentikan. Kalau untuk unsur hiburan itu malah kami anjurkan, kami akan lihat orang habiskan waktu untuk kebaikan atau keburukan," pungkasnya.

Sebagai informasi, slogan Winner Winner Chicken Dinner bahkan sangat berkaitan dengan perjudian. Pada masa Great Depression di Amerika Serikat, istilah itu lahir. Winner Winner Chicken Dinner merupakan frase saat orang melakukan taruhan liar di gang-gang di AS. Orang yang memenangkan pertarungan bisa membeli seekor ayam untuk makan malam kala itu.

Di masa kini, istilah tersebut juga populer digunakan para pejudi di kasino Las Vegas. Di Las Vegas istilah tersebut populer pada tahun 1970-an. Istilah tersebut disematkan bagi seorang yang berhasil menang judi  dengan taruhan terendah.

Sebelumnya, MPU Aceh mengeluarkan fatwa haram gim PUBG dan gim daring ber-genre baku tembak sejenis. Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali mengatakan, fatwa tersebut dikeluarkan karena permainan daring tersebut menimbulkan dampak negatif. Penetapan fatwa haram ini dilakukan melalui pembahasan dengan para ahli.

Faisal mengatakan gim PUBG dan permainan sejenis menciptakan perilaku aneh hingga perubahan perilaku. Perilaku aneh yang dimaksud Faisal yakni brutal dan beringas hingga dianggap mengganggu dan meresahkan orang lain. (CNNI/DOH)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px