Log in

Mahasiswa FEB UMA Dimotivasi Jadi Enterpreneur

Dekan FEB UMA Dr Ihsan Effendi MSi (kedua dari kanan) bersama Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Ir M Yamin Siregar MM (kanan) meninjau stan peserta pada Expo Entrepreneurship Day Competition UMA 2018 di kampus II UMA, Jalan Sei Serayu, Medan, Rabu (11/7). Andalas/hamdani Dekan FEB UMA Dr Ihsan Effendi MSi (kedua dari kanan) bersama Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Ir M Yamin Siregar MM (kanan) meninjau stan peserta pada Expo Entrepreneurship Day Competition UMA 2018 di kampus II UMA, Jalan Sei Serayu, Medan, Rabu (11/7). Andalas/hamdani

Medan-andalas Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Medan Area (UMA) dimotivasi menjadi entrepreneur lewat Expo Entrepreneurship Day Competition UMA 2018. Tujuannya untuk menggerakkan minat mahasiswa dalam berwirausaha.

"Tujuan kegiatan ini supaya mahasiswa itu mempunyai ide, pikiran dan semangat berwirausaha. Dengan demikian mahasiswa itu tidak hanya bergantung kepada mencari pekerjaan tetapi dapat mengembangkan usahanya sendiri dan menciptakan lapangan kerja," kata Dekan FEB UMA Dr Ihsan Effendi MSi di sela-sela kegiatan Expo Entrepreneurship Day Competition UMA 2018 di kampus II UMA, Jalan Sei Serayu, Medan, Rabu (11/7).

Didampingi Wakil Dekan FEB Bidang Kemahasiswaan Ir M Yamin Siregar MM dan Kabag Humas UMA Ir Asmah Indrawati MP, Ihsan mengatakan, UMA dari awal menumbuhkan bibit-bibit wirausahawan, sehingga ke depan nanti mahasiswa UMA lebih mampu mengembangkan usaha yang lebih baik lagi.

“Kegiatan Entrepreneurship Day Competition UMA ini akan menjadi agenda rutin FEB, minimal dilaksanakan setahun dua kali. Dengan demikian semua mahasiswa FEB UMA nantinya akan termotivasi jadi wirausahawan,” tambahnya.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FEB UMA M Yamin Siregar menambahkan, Entrepreneurship Day Competition UMA 2018 yang digelar selama dua hari itu diikuti mahasiswa FEB semester 8 yang mengambil mata kuliah kewirausahaan. "Peserta yang mengikuti Expo Entrepreneurship ada sebanyak 18 stan dan setiap stan terdiri dari lima orang sehingga jumlah total peserta yang mengikuti ada 90 orang," kata Yamin.

Dikatakan, ada tiga kategori yang dinilai yakni, the most kreative innovatif promotion, yaitu apa yang terbaru dari produk yang ditampilkan. "Misalnya risol. Di luar banyak produk risol, sedangkan yang dinilai di acara ini apa yang terbaru dari produk tersebut,” kata Yamin.

Kemudian bagaimana mereka mempromosikan produknya atau mempengaruhi konsumen agar mau membeli. “Lalu dilihat dari stannya, apakah menariik atau tidak. Adakah bannernya, brosur dan lain sebagainya," jelasnya.

Kemudian, lanjutnya, penilaian the best seller atau penjual terbaik. Lebih dari penjualan yang dipatokkan misalnya, bagaimana bagus penjualannya, banyak penjualannya itu nomor satu yang paling besar.

"Penilaian ketiga produk yang terpopuler di sosial media. Kita pilih instagram dan facebook, berapa likersnya dan ditambah penilaian dewan juri," sebutnya.

Dikatakan, peserta yang terpilih sebagai juara diberikan piagam dan uang pengganti biaya produksi. "Ke depannya diharapkan even ini semakin besar dan rencananya akan melibatkan fakultas lain di UMA, bahkan melibatkan anak SMA. Karena SMA sudah diajarkan kewirausahaan," imbuhnya.

Pada kegiatan itu, penilaian kategori kreatif dan inovatif, juara I diraih oleh stan No 6 dengan produk Manggo Loco, juara II stan No 13 dengan produk Cilok Bah (makanan kkas bandung), dan juara III diraih stand No 7 dengan produk Risol Kasih Sayang.

Untuk kategori best seller, juara I diraih stan No 12 dengan nama produk Shay Shay, juara II stan No 6 dengan produk Manggo Loco dan juara III stan No 13 dengan produk Cilok Bah. Adapun kategori Sosmed, juara I Salad Buah SMS (Syantik Manja Sehat), juara II Risol Kasih Sayang dan juara III dari kelompok Rispot. (HAM)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 25 Sep 2018 30°C 23°C
  • 26 Sep 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px