Log in

Kabid Perkebunan Tegaskan Bantuan DBHCT Tak Dipolitisi

Kabid Perkebunan Ridwansyah SP Kabid Perkebunan Ridwansyah SP

Gayo Lues-andalas Kepala Bidang Perkebunan Kabupaten Gayo Lues menegaskan, anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) sebesar Rp 2,2 milar untuk melatih petani kopi dan membantu petani tembakau tidak akan ada unsur politiknya. Setiap petani yang dipilih harus benar-benar orang-orang yang tepat tanpa ada titipan nama dari siapapun. Pernyataan itu disampaikan Kabid Perkebunan Ridwansyah SP, Kamis (30/8) di ruangannya. Katanya dalam pembangian bantuan parang, pisau pengiris tembakau dan bantuan Saprodi lainya tidak boleh membawa nama anggota DPRK yang sebentar lagi akan memasuki masa pemilihan.

"Saya tidak akan membiarkan jika pemberian bantuan ini dipolitisi, dan kami akan benar-benar memilih petani kopi yang akan dilatih, serta memberikan bantuan kepada petani tembakau tanpa melibatkan orang-orang atau pihak tertentu yang dapat meguntungkanya saat pemilihan anggota DPRK nantiya," katanya. Ia mengaku, bantuan kepada petani tembakau tahun ini hanya untuk 200 hektar lahan saja, dan sedangkan sisa anggaranya diperuntuhkan untuk melatih petani kopi, itupun baru bisa disalurkan setelah perubahan Anggaran lantaran ada perombakan DPA. "Seharusnya memang anggaran DBHCT Gayo Lues mencapai Rp 4 Milar, tapi karena ada perubahan dalam DPA, jadinya hanya Rp 2,2 Milyar lagi," katanya sebagian anggaran DBHCT Gayo Lues juga ada di Dinas Kesehatan setempat. Untuk menghindari terjadinya tumpang tindih menerima bantuan, Kabid Perkebunan berencana akan melapor kepada Kepala Dinas dan berkoordinasi dengan Bidang lainya, sehingga penerima bantuan bukan itu-itu saja dari tahun ketahun. (Nuar)

26°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 85%

Wind: 6.44 km/h

  • 13 Nov 2018 29°C 23°C
  • 14 Nov 2018 26°C 22°C

Banner 468 x 60 px