Log in

Harga Kayu Manis Tak Semanis Namanya

Warga Kecamatan Sosopan menjemur kayu manis untuk proses pengeringan. Namun harga kayu manis tak semanis nama komditasnya. Andalas/ibnu sakti nasution Warga Kecamatan Sosopan menjemur kayu manis untuk proses pengeringan. Namun harga kayu manis tak semanis nama komditasnya. Andalas/ibnu sakti nasution

Nasib Petani Kecamatan Sosopan Palas

Sibuhuan-andalas Sosopan adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Padang Lawas(Palas) yang dikenal sebagai penghasil kayu manis. Di kecamatan ini hampir sebagian besar warga menggeluti usaha sebagai petani kayu manis. Kawasan kecamatan ini berada di lereng Bukit Barisan yang di sepanjangnya jalan lintasnya dikelilingi pepohonan berwarna kuning kecoklatan itu.

Warga desa mulai dari Siundol Dolok, Ulim dan Aek Bargot, sepanjang hari disibukkan membersihkan dan menjemur kulit-kulit kayu manis. Mereka mengupas kulit kayu manis lalu menjemurnya. Selama bertahun tahun penduduk Sosopan mengandalkan tanaman kayu manis sebagai mata pencaharian tambahan.

Selain memanen buah kelapa sawit dan menyadap karet dan bertani di persawahan, sebagian warga masih menjadikan mata pencarian dengan mengumpul kulit kayu manis dengan proses menjemurnya di depan rumah.

Sayangnya, nasib para petani kayu manis di Kecamatan Sososoan tidak semanis nama komoditasnya. Pasalnya, mayoritas warganya  masih hidup di bawah garis miskin. “Ini karena harga komoditas kayu manis, dan karet,selalu tidak menentu alias pasang surut ,” tutur Andri ,warga Desa Ulim, saat ditemui di depan rumahnya. Saat itu Andri tengah menjemur kayu manis yang baru dibersihkannya, Rabu(10/10).

Andiri menuturkan, jumlah pohon kayu manis ydi kampungnya terus berkurang karena ditebang. Biasanya, sebatang pohon kayu manusi menghasilkan 20 hingga 50 kg kulit kayu manis kering.

Dikatakan, sistem panen kayu manis yang digarap masyarakat untuk sekali panen dengan cara ditebang. Sistem ini membuat jumlah pohon kayu manis di kawasan hutan lindung kawasan Bukit Barisan semakin berkurang. Namun ada juga warga yang mengambil kulitnya saja sehingga kelestarian pohon tetap terjaga.

“Saat ini tanaman kayu manis di hutan semakin sulit dicari. Warga mulai menanam lagi, namun itu butuh 10 tahun baru bisa dipanen,” kata Andri.

Sedangkan Pak Harahap mengatakan, warga lainnya mengatakan, harga kayu manis kering saat ini tidak menentu, yakni sekitar Rp 8 ribu-Rp10 ribu  per kg.

"Harga kulit manis tidak semamis nama komoditasnya. Harapan kita pemerintah memprogramkan budidaya kayu manis terhadap  warga lokal dan pemasarannya dilirik pengusaha sehingga membantu prekonomian warga di Kecamatan Sosopan ini," harapnya. (ISN)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Showers

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 11 Dec 2018 28°C 22°C
  • 12 Dec 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px