Log in

Harga Bawang Merah di Gayo Lues Melambung di Tengah Wabah Corona

Areal penanaman bawang merah di Kabupaten Gayo Lues. Areal penanaman bawang merah di Kabupaten Gayo Lues.

Blangkejeren-andalas Bawang merah yang banyak ditanam di Kabupaten Gayo Lues menjadi andalan masyarakat di tengah isu wabah virus corona. Harga bawang merah terus melambung di saat harga hasil pertanian lainnya mengalami penurunan yang drastis.

Dulah salah satu petani bawang di Kecamatan Blangpegayon, Jumat (3/4) mengatakan, harga bawang merah saat ini mencapai Rp25 ribu hingga Rp27 ribu satu kg dibeli agen penampung. Harga itu tergantung kualitas bawang yang dihasilkan petani.

"Kemarin baru saya jual dengan harga Rp27 ribu satu kilogram, itu masih bawang basah, belum pun dua hari dipanen sudah datang pembelinya," katanya yang baru panen bawang merah di Kecamatan Blangpegayon.

Proses pemanenan bawang merah itu kata Dulah dimulai dari tanaman bawang yang ia tanam dua bulan lalu. Saat itu, dua mulsa plastik dia bentangkan di tanah sawah dan dilubangi untuk menanam bawang.

"Bibitnya 30 kg dengan harga Rp40 ribu per kg, dan hasil yang saya dapatkan ada 500 kg dari proses penanaman ini, uangnya ada sekitar Rp13 juta dipotong biaya pemanenan dan biaya pembersihan kulit bawang," jelasnya.

Harga yang sekarang ini kata Dulah jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan sebelum bencana wabah virus corona merebak di Indonesia. Sebab, harga bawang sebelumnya hanya mencapai Rp17 ribu hingga Rp20 ribu per kg.

Sementara Samsul petani cabai merah di Kecamatan Blangkejeren mengatakan, pemasaran cabai merah di tengah wabah virus corona semakin sulit. Agen penampung banyak yang menutup sementara kiosnya dan tidak membeli cabai merah hasil panen petani.

"Kemarin itu hargannya di atas Rp20 ribu satu kg, kemudian turun menjadi Rp15 ribu satu kg, sekarang tidak tahu lagi entah berapa harganya. Saya dengar kabar banyak tauke untuk sementara tidak mengirim ke Medan," katanya.

Ia berharap wabah virus corona cepat mereda supaya harga barang di pasaran kembali stabil seperti sedia kala. Jika wabah virus corona tetap menjadi ancaman, menurutnya imbas yang paling berat pasti akan dirasakan oleh petani yang modalnya pas-pasan. (NUAR)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C