Log in

BUMDes Tulang Punggung Perekonomian Desa

Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnaen diabadikan bersama RektorUnpab Dr HM Isa Indrawan SE MM, Rektor I Ir Bhakti Alamsyah MT PhD, Direktur ProgramPascasarjana Drs Kasim Siyo MSi PhD, Dekan FEB Drs Anwar Sanusi MSi, Ketua Prodi Ekonomi Pembangunan Saimara Sebayang  SE MSi, dan mahasiswa,seusai seminar. (andalas/ist) Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnaen diabadikan bersama RektorUnpab Dr HM Isa Indrawan SE MM, Rektor I Ir Bhakti Alamsyah MT PhD, Direktur ProgramPascasarjana Drs Kasim Siyo MSi PhD, Dekan FEB Drs Anwar Sanusi MSi, Ketua Prodi Ekonomi Pembangunan Saimara Sebayang SE MSi, dan mahasiswa,seusai seminar. (andalas/ist)

Bupati Batu Bara pada Seminar FEB Unpab

Medan-andalas Bupati Batu Bara H OKArya Zulkarnaen SH MHum mengatakan, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan bentuk penguatan terhadap lembaga-lembaga ekonomi desa danpendayagunaan ekonomi lokal dengan berbagai ragam jenis potensi yang ada didesa.

"BUMDes menjadi tulang punggung perekonomian pemerintahandesa guna mencapai peningkatan kesejahteraan warganya,” ujar Arya saat menjadipembicara utama pada Seminar Nasional “Optimalisasi Pemanfaatan Dana Desa sebagaiUpaya Pemerataan Distribusi Kesejahteraan Masyarakat” yang digelar Program Studi Ekonomi Pembangunan FakultasEkonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Panca Budi  (Unpab) Medan, di Gedung A Ruang Seminar,Kampus Tamadun Mandiri Unpab, Jalan Gatot Subroto Medan KM 4,5 Medan, Kamis(18/5).

Hadir dalam seminar itu Kadis Pemberdayaan Masyarakat danDesa Sumut Aspan Sofian Batubara sebagai pembicara, Rektor Unpab Dr HM IsaIndrawan SE MM, Direktur Program Pascasarjana Unpab Drs Kasim Siyo MSi PhD, Dekan FEB Unpab Drs Anwar Sanusi MSi, KetuaProdi EKonomi Pembangunan Unpab Saimara Sebayang SE MSi, para dosen dan ratusan mahasiswa FEBUnpab.OK Arya menjelaskan, sebagai badan usaha desa, seluruh atausebagian besar modal BUMDes dimiliki oleh desa melalui penyertaan secaralangsung yang berasal dari kekayaan desa.

Karenanya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) merupakaninstrumen penting yang sangat menentukan dalam rangka perwujudan tatapemerintahan yang baik (good governance) dan pelaksanaan pembangunan di tingkatdesa. “Tata pemerintahan yang baik di antaranya diukur dari prosespenyusunan dan pertanggungjawaban APBDesa. Memahami proses pada seluruh tahapanpengelolaan APBDesa berupa penyusunan, pelaksanaan, dan pertanggungjawabanmemberikan arti terhadap model penyelenggaraan pemerintahan desa itu sendiri,”kata OK Arya.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumut Aspan Sofian Batubara berharap, kepala desa dapat membina dan membentuk Badan Usaha MilikDesa (BUMDes) sehingga bisa menambah pendapatan asli daerahnya serta membukalowongan kerja."Kalau ada BUMDes yang baik itu bisa menambah PAD desa,contohnya seperti Desa Gudang Garam di Serdang Bedagai. Tahun ini mereka dapatpenghargaan sebagai desa terbaik kategori inovasi.

Sebab dengan BUMDes-nyamampu memperkerjakan sebanyak 17 orang warga sekitar. Makanya, kita harapkepala desa juga dapat memperhatikan BUMDes ini," kata Aspan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Prodi Ekonomi Pembangunan FEBUnpab Saimara Sebayang menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada BupatiBatu Bara OK Arya Zulkarnaen dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumut AspanSofian Batubara yang bersedia hadir sebagai pembicara pada seminar sekaligusRapat Kerja Nasional (Rakernas) IX Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (Himep)ini.

Dalam kegiatan ini, katanya, dibahas BUMDes sebagai unitusaha desa, infrastruktur pedesaan, reformasi birokrasi pemerintah desa, dan penyusunanAnggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) serta pembinaan desa. (HAM)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

28°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 80%

Wind: 6.44 km/h

  • 23 May 2017 30°C 23°C
  • 24 May 2017 30°C 24°C

Banner 468 x 60 px