Log in

BBPOM dan KPID Sumut Cermati Produk UKM

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution didampingi Kepala BBPOM Medan Yulius Sacramento saat melepas peserta Car Free Day di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (10/2).Andalas/Yunan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution didampingi Kepala BBPOM Medan Yulius Sacramento saat melepas peserta Car Free Day di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (10/2).Andalas/Yunan

Medan-andalas Kepada orangtua diingatkan agar peduli dengan jajanan yang ada. Kemungkinan ada pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang tidak mengerti atau dengan sengaja mencampurkan produk makanan jajanan yang hasilnya bisa merusak tubuh bagi yang memakannya.

Menyikapi hal itu, BBPOM Medan dan KPID Sumut tahun ini fokus untuk mencermati produk UKM dengan tujuan produk tersebut sehat atau tidak.

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan, Yulius Sacramento mengatakan, tujuan mencermati produk jajanan agar masa depan masyarakat Medan senantiasa sehat dengan memakan makanan yang sehat. Pihaknya sangat peduli dengan kesehatan masyarakat, sehingga produk jajanan yang berbahaya akan menjadi target BBPOM kedepan.

"Supaya masyarakat kita tidak sakit maka makanlah makanan yang sehat, sebab yang berbahaya dapat menyebabkan penyakit degeneratif atau penyakit modern seperti gagal ginjal, kangker, serta kardiopaskular, ini sangat mahal biaya pengobatannya, berapapun anggaran kita tidak akan cukup kalau ini terus bergembang," jelasnya di sela acara Car Free Day yang digelar BBPOM, Minggu (10/2) di Lapangan Merdeka Medan.

Efeknya, lanjut Sacramento, ketika orang sudah terkena penyakit tersebut kualitas SDM juga akan menurun tidak hanya yang sakit, keluarga juga akan stres. Bahkan akan berdampak pada tiga, yaitu SDM akan menurun, biaya kesehatan yang mahal, dan aspek sosial. Oleh karenanya perlindungan masyarakat ini harus selalu dilakukan.

"Kemudian kita perlu mendampingi masyarakat kita khususnya pembuat makanan jajanan di lingkungan sekitar kita seperti apakah itu UKM atau usaha perorangan dan indusri kecil, agar makanan ini aman dan bergizi," ujarnya.

Pihaknya akan terus melakukan gerakan pengawasan atas bahan bahan makanan dan obat-obatan, agar aman dikonsumsi masyarakat. Ini tugas bersama dan nantinya dengan pemerintah daerah, tokoh tokoh masyarakat dan media publik akan ikut mengawasi bahan makanan yang tidak sehat.

Sementara Ketua KPID Sumut Parulian Tampubolon mengatakan, untuk setiap tayangan siaran iklan makanan dan obat-obatan serta produk produk yang muncul di televisi dan radio, harus sesuai standar penyiaran baik media televisi atau radio.

"Ini harus tunduk pada regulasi penyiaran, sebab pada intinya setiap menyiarkan produk makanan dan obat obatan serta produk produk yang disiarkan harus mengetahui ijin edar dari BBPOM serta Dinas Kesehatan," tegasnya.

Hal itu, smabungnya, agar masyarakat merasa aman dan menjadi tuntunan dan tidak hanya sekadar tontonan, dimana masyarakat bisa menjadi sehat dan aman dengan menyiarkan produk yang aman dan sehat tentunya.

"Hingga saat ini sudah ada temuan yang melanggar periklanan dimana produk tersebut ternyata tidak ada ijin dari BBPOM ataupun Dinkes, maka kami segera memberi surat teguran kepada lembaga penyiaran. dan kami sudah lakukan sosialisasi tapi tetap saja kami masih temukan tayangan yang melanggar," ujarnya.

Ia juga menyebutkan, dari beberapa tahun pihaknya sudah melakukan pengawasan yang ketat akan tetapi selalu di temukan potensi pelanggaran seperti pada tahun 2018 ditemukan 18 pelanggaran. Kemudian temuan periode Januari dan Februari 2019 ini sebanyak 8 temuan potensi pelanggaran.

"Masalah ini kita sudah menegur serta membuat surat teguran kepada lembaga penyiaran agar iklan produk makanan atau obat obatan muncul di tv dan radio harus dihentikan. Untuk sangsi bagi telivisi maupun radio jika tidak mengidahkan teguran kami, maka kami bisa menutup stasiun mereka," tegasnya lagi. Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengapresiasi kegiatan yang dilaksnakan BBPOM itu. (YN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px