Logo
Print this page

Asita Sumut Sebut Ben Sukma Tak Paham Aturan Organisasi

Wakil Ketua DPD Asita Sumut CHJ Gultom dan Adil Anwar (Atek) berbincang usai memberikan pernyataan.Andalas/ist Wakil Ketua DPD Asita Sumut CHJ Gultom dan Adil Anwar (Atek) berbincang usai memberikan pernyataan.Andalas/ist

Medan-andalas Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata/Association of Indonesian Tour and Travel (Asita) Sumatera Utara membantah pernyataan Ketua Dewan Pertimbangan DPP Asita, Ben Sukma yang menuding pelaksanaan Musda X tidak sah. Pernyataan Ben itu dianggap keliru dan tidak memahami aturan organisasi.

“Dasar kita menggelar Musda X adalah perintah DPP yang dikirimkan ke DPD Sumut melalui surat yang mengacu pada AD/ART. Terpilihnya Solahuddin Nasution sebagai Ketua DPD Sumut untuk periode ketiga juga sejalan dengan hasil Munasus, pada Juli 2018 lalu di Bandung yang membolehkan untuk itu (tiga periode jabatan),” ungkap Wakil Ketua DPD Asita Sumut CHJ Gultom, Adil Anwar (Atek) dan Sekretaris HR Yuriandi Siregar dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Minggu (9/12).

Gultom menambahkan, keabsahan Solahuddin Nasution dan pengurus yang sudah terbentuk pun dinyatakan sah berdasarkan SK No. Kep. DP. No.0104/DPP/XI/2018 tentang Pengesahan DPD Asita Sumut periode 2018-2023 yang ditandatangani Ketua Umum, Asnawi Bahar dan Sekjen N Rusmiati pada 2 November 2018.

“Musda X DPD Asita Sumut  pada 25 Oktober 2018 lalu yang digelar di Hotel Le Polonia Medan, berlangsung lancar dan tanpa ada yang protes. Semua menerima keputusan tanpa voting. Musyawarah itu juga dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Asita Pak Budijanto Ardiansyah dan Koordinator Wilayah Sumatera Pak Anton Wahyudi. Jadi dimana aturan yang kami langgar. Saya sebagai Ketua Panitia Musda X DPD Asita Sumut merasa heran dan kaget atas tudingan yang tidak berdasar itu,” ucapnya.

Selain itu, kata Gultom, pihaknya juga ingin mengklarifikasi tudingan Ben Sukma yang menyatakan, Bendahara Umum DPP Asita Misto Leo Faisal telah ditunjuk menjadi Plt Ketua menggantikan Asnawi Bahar. “Ini berita tidak benar. Pak Misto pun sudah memberikan klarifikasi. Ia bahkan menyebut informasi itu adalah hoax dan merasa tidak nyaman dengan berita yang beredar,” ungkapnya.

Gultom menyebut, dalam klarifikasi itu, Misto menyebut, jika seandainya ketum mengundurkan diri, maka tentu harus melewati mekanisme rapat pleno DPP Asita yang resmi. “Dan jika pun saya ditunjuk, saya belum tentu mau jadi Plt Ketum,” ucap Gultom membacakan sanggahan dari Misto Leo Faisal.

“Dulu, Pak Ben itu lebih dari 20 tahun pimpin Asita Sumut, dan kita mendukung secara penuh. Tapi, kami memahami, mungkin beliau (Ben Sukma) tidak memperhitungkan perubahan AD/ART hasil Munasus Bandung yang menyatakan Ketua boleh memimpin sampai tiga periode. Maunya sih, semua persoalan internal tidak perlulah diumbar ke publik. Bahaslah di internal organisasi. Saya kira, ini etika kita dan adab orang Timur,” pungkas Gultom.(HAM/REL)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
Info Pemasangan Iklan Online

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com