Log in

Yasonna: Petugas Cabrutan Diperiksa


16 Tahanan yang Kabur Dicari Hingga ke Riau

Jakarta-andalas Sebanyak 16 tahanan titipan kepolisian kabur dari sel Cabang Rumah Tahanan (Cabrutan) Labuhan Bilik di Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhan Batu, Jumat (13/4) dini hari lalu. Mereka yang kabur itu 15 orang diantaranya terlibat kasus narkotika.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly beralasan kasus kaburnya 16 tahanan dari Cabrutan Labuhan Bilik, karena kurangnya sumber daya manusia.

"Jadi napi-nya 105 (orang), petugasnya satu (orang). Jadi kau bisa bayangkan bagaimana kira-kira caranya mengawal 105 (orang)," kata Yasonna menjawab wartawan usai  menghadiri Pencanangan Zona Integritas dan Forum Diskusi Ilmuah "Peran Pemangku Kebijakan Pada Peningkatan ASN yang Berkarakter di Lingkungan Kemenkumham" di Jakarta, Senin (16/4).

 Yasonna mengatakan, sipir dari calon pegawai negeri sipil belum dikirim ke Cabrutan Labuhan Bilik karena masih menjalani pelatihan.

Kendati begitu Yasonna menegaskan pihaknya akan tetap melakukan pemeriksaan terhadap petugas di Cabrutan Labuhan Bilik tersebut.  "Lagi diperiksa kalau ada kesalahan dari sipir. Ini Kakawanwil-nya sudah berangkat langsung ke sana," katanya.

 Hanya diakunya sampai saat ini belum ada indikasi adanya unsur kelalaian petugas atas kaburnya 16 tahanan itu dari Cabrutan Labuhan Bili. "Belum ada kelalaian dari petugas kalau yang kami lihat mereka merusak eternit terus lari," tuturnya.

Ia pun menyatakan Kemenkum HAM sudah berkoordinasi dengan Polri untuk mencari tahanan yang kabur tersebut. "Itu sudah dikoordinasikan dengan Polri," ucap Yasonna.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum dan HAM Sumut Hermawan Yunianto, mengatakan para tahanan tersebut melarikan diri dengan cara merusak atap ruangan ukuran tujuh meter persegi di Cabrutan Labuhan Bilik, Jumat (13/4) sekitar pukul 02.30 WIB.

 Mereka juga membengkokkan terali besi dan melompat pagar rumah tahanan menggunakan kayu yang ada di lokasi tersebut. Para tahanan itu melarikan diri ketika hujan turun cukup lebat, sehingga delapan petugas jaga Cabang Rutan Labuhan Bilik terpaksa berteduh.

Ia mengatakan, permasalahan kaburnya tahanan tersebut, dalam penanganan Cabang Rutan Labuhan Bilik bekerja sama dengan Polsek Panai Tengah dan Polres Labuhan Batu. Pencarian tahanan tersebut dilakukan agar mereka tidak meresahkan masyarakat dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.

"Ini harus diantisipasi, sehingga mereka tidak mengulangi perbuatan yang sama," ujar Yunianto.

Ia mengatakan, para tahanan yang melarikan diri itu, sudah dicari petugas ke sejumlah lokasi diduga tempat persembunyian mereka, dan juga di rumah pihak keluarganya.

Bagi masyarakat yang mengetahui di mana para tahanan tersebut bersembunyi, dan segera melaporkan ke Cabrutan atau ke Kantor Polsek Labuhan Bilik maupun Polres Labuhan Batu.

"Kemudian, dilakukan penangkapan terhadap para tahanan itu, dan dimasukkan kembali ke kamar sel Cabrutan Labuhan Bilik," ucapnya.

Perluas Pencarian

Kepolisian Resor Labuhan Batu memperluas proses pencarian 16 tahanan yang melarikan diri dari Cabrutan Lauhan Bilik hingga ke Provinsi Riau.

Kapolres Labuhan Batu AKBP Frido Situmorang yang dihubungi dari Rantauprapat, Senin (16/4), mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menemukan tahanan yang melarikan diri sejak Jumat (13/4) dini hari dari atap ruangan Cabrutan Labuhan Bilik saat hujan deras.

Pihaknya belum mendapatkan titik terang kemungkinan tahanan melarikan diri dari jalur darat atau pun laut, karena Cabrutan yang berada di Kecamatan Panai Tengah itu berada di kasawan pesisir Labuhan Batu.

"Belum ada yang tertangkap hingga saat ini, tim masih berupaya melakukan pencarian," katanya.

Tim yang dikoordinir langsung Wakapolres Kompol Andi Chandra itu bergerak hingga ke daerah Provinsi Riau, yakni sekitar Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hulu hingga perbatasan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Torgamba-Cikampak, Panipahan wilayah Hilir Laut, Kabupaten Rokan Hilir.

Mereka menyisir hingga daerah-daerah yang memungkinkan pelarian tahanan yang mayoritas berperkara narkoba tersebut. "Saat ini belum di ketahui dari jalur mana mereka kabur, karena belum tertangkap tahanannya," katanya.

Frido mengimbau tahanan yang melarikan diri untuk kooperatif dengan menyerahkan diri ke Polres maupun Polsek untuk mempermudah pencarian. Namun, apabila tidak kembali dalam 72 jam sejak mereka kabur dari Cabrutan, maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

"Saya imbau kepada 16 tahanan di Cabrutan Labuhan Bilik yang melarikan diri untuk segera menyerahkan diri secara suka rela dalam waktu 3x24 jam," katanya.

Data diperoleh, Adapun identitas ke-16 tahanan yang melarikan diri yakni: 1.Edy Syahputra, alamat Dusun Sei Sakat, Desa Sei Sakat, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten  Labuhan Batu;  2. Rianto, alamat Dusun Kampung Jawa, Desa Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhan Batu; 3. Harun Rasyih Hasibuan, alamat Dusun 1, Desa Sei Sakat, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhan Batu.

Kemudian, 4. Sunardi, alamat Dusun 9, Desa Teluk Sei Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhan Batu; 5. Syahrizal, alamat Jalan Sei Lasolo, Lingkungan II, Kelurahan Muara Sentosa, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai; 6. Ridwan Pasaribu, alamat Dusun IX Sidodadi, Desa Aek Korsik, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labura;
7. Ramli, alamat Dusun Sumber Rejo, Desa Sei Raja, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labura.

Selanjutnya, 8. Deny Syahputra Marpaung, alamat Dusun Sumber Rejo, Desa Sei Raja, Kecamatan IX-X, Kabupaten Labura; 9. Dapa Novandi Simangunsong, alamat Jalan Perisai, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu; 10. Suwardi, alamat Dusun Perumahan, Desa Bangai, Kecamatan Torgamba, Kecamatan Labusel; 11. Peri Sutrisna, alamat Jalan Besiap, No 57, Desa Tengah, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

Lalu, 12. Hasan Basri Hasibuan, alamat Dusun Sei Mambang, Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu; 13. M Sukur, alamat Dusun 1, Desa Sei Apung Jaya, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhan Batu; 14. Carlos Romula Manik, alamat Dusun II Penungkiren, Desa Durin Jangak, Kecmatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang; 15. Herdiyanto, alamat Dusun Mude Uken, Desa Kutelintang, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, dan 16. Harianto, alamat Dusun Beteng Besar 10, Desa Teluk Sei Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhan Batu. (G/ANT/AFS)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

28°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 80%

Wind: 11.27 km/h

  • 19 Apr 2018 28°C 23°C
  • 20 Apr 2018 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px