Log in

Warga Bagan Deli Menolak Digusur Pelindo I


Belawan-andalas Ratusan kepala keluarga di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan menolak rencaka PT Pelindo I menggusur rumah mereka untuk penataan dan pengembangan kawasan pelabuhan.

Dalam aksi demo di Jalan Raya Pelabuhan Belawan, untuk menolak rencana PT Pelindo I menggusur 335 bangunan rumah di Kelurahan Bagan Deli, Selasa pagi (8/8), warga pendemo yang berasal dari Lingkungan 8, 9, dan 12 menolak digusur lantaran uang tali asih senilai Rp3 juta dianggap tak layak.

”Kami tinggal di Bagan Deli ini sejak dari tahun 1972. Dulunya orangtua kami digusur dan dipindahkan dari Kampung Sekoni, Belawan,”  kata Andi, warga setempat.

Dulunya, pasca-pemerintah menggusur warga dari Kampung Sekoni, permukiman yang ditempati warga saat ini merupakan rawa-rawa dengan kondisi tanah berlumpur dan digenangi air. Selama 45 tahun dihuni mereka, akhirnya lahan tersebut kini menjadi daratan seperti sekarang.

“Sekarang sudah jadi daratan dan rumah kami permanen, Pelindo I malah kembali mau menggusur alasan untuk penataan dan pengembangan
pelabuhan,” ungkap mereka.

Warga minta pihak Pelindo I untuk tidak memaksakan kehendak untuk menggusur warga. Jika penggusuran tetap dilaksanakan, warga menyatakan siap melakukan perlawanan. ”Tolong jangan dipaksakan, warga dan Pelindo I belum ada kesepakatan tentang ganti rugi," tambah mereka.

Aksi warga yang turut melibatkan pelajar sekolah dasar (SD) itu berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga sore. Akibatnya ruas jalan dari dan menuju Pelabuhan Belawan sempat macet. Camat Belawan Ahmad SP yang turut menyaksikan aksi demo warga mengatakan, siap memfasilitasi permasalahan antara warga dengan Pelindo I. “Yang menjadi tuntutan warga adalah soal ganti rugi,” jelas Ahmad.

Terpisah, Public Relation PT Pelindo I Cabang Belawan Khairul Ulya menjelaskan, permasalahan lahan di Bagan Deli, masih dalam pembahasan tim gabungan panitia pembebasan aset HPL Pelindo I.  Tim yang terdiri dari Pemko Medan, kejaksaan, pengadilan serta kepolisian dibantu TNI belum menentukan biaya tali asih untuk warga yang rumahnya akan digusur. ”Kan belum ada nilai uang tali asih yang ditentukan panitia. Dari mana angka Rp3 juta itu mereka dapatkan,” katanya.

Ulya membenarkan jika dulunya ada penggusuran warga dari Kampung Sekoni, Belawan dan dipindahkan sementara ke Kelurahan Bagan Deli. Hanya saja lahan yang mereka duduki juga merupakan aset HPL (Hak Pengelola Lahan) No 1 milik Pelindo I. ”Data kita paling hanya 3 atau 4 warga yang dulunya mengalami langsung penggusuran dari Kampung Sekoni,” ucap Ulya (DP)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

26°C

Medan, Sumatera Utara

Partly Cloudy

Humidity: 87%

Wind: 11.27 km/h

  • 16 Dec 2017 29°C 23°C
  • 17 Dec 2017 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px