Log in

Sah! Megawati Kembali Jadi Ketum PDIP


Denpasar – andalas Kongres V PDIP di Bali kembali mengukuhkan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum. Megawati langsung diambil sumpah jabatan di hadapan para kader.

"Janji jabatan. Satu, bahwa saya untuk diangkat sebagai Ketua Umum DPP PDIP masa bakti 2019-2024 akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan UUD 1945, AD/ART PDIP, piagam dan program perjuangan PDIP, dan segala ketentuan partai yang berlaku," kata Megawati seperti dikutip dari instagram politikus Pramono Anung, Kamis (8/8).

Megawati juga bersumpah akan menjunjung tinggi kehormatan dan disiplin partai. Dia juga berjanji mengutamakan keutuhan partai.

"Dua, bahwa saya akan menjunjung tinggi kehormatan, martabat dan disiplin partai, serta akan senantiasa mengutamakan keutuhan partai, keberhasilan program perjuangan partai daripada kepentingan pribadi. Tiga, bahwa saya akan memegang rahasia partai yang menurut sifatnya, harus saya rahasiakan," tutur Megawati di hadapan para kader.

Megawati juga berjanji menyelesaikan permasalahan partai dengan asas kekeluargaan. Dia juga berjanji bekerja dengan jujur dan adil.

"Empat, bahwa saya akan berusaha menyelesaikan segala permasalahan partai dengan asas kekeluargaan. Lima, bahwa saya, akan bekerja dengan jujur, adil, rajin dan bersemangat, dan mengutamakan untuk kepentingan partai, negara, dan bangsa," tuturnya.

Sumpah jabatan itu diucapkan Megawati di hadapan Ketua DPD Kepulaun Riau Soerya Respationo, Ketua DPD Bali Wayan Koster, Ketua DPC Solo FX Hadi Rudyatmo, hingga Ketua DPD Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul. Pembacaan sumpah jabatan itu juga dilakukan di hadapan para kader partai berlambang banteng bermoncong putih itu.

Sebelumnya, kabar kembali terpilihnya Megawati sebagai ketua umum PDI Perjuangan sudah dibenarkan oleh putri kandungnya yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan nonaktif, Puan Maharani.

"Ya sudah terpilih lagi secara aklamasi bahwa ibu ketua umum (Megawati) sebagai ketua umum kembali di masa mendatang," ujar Puan di Grand Inna Beach, Bali, Kamis (8/8).    

Megawati juga menjawab isu soal adanya wacana ketua harian partai tersebut. Megawati awalnya menjelaskan dirinya memiliki hak prerogatif untuk menentukan DPP partai sebagai formatur tunggal. Ia lalu menirukan pertanyaan-pertanyaan yang banyak berkembang soal percepatan Kongres V PDIP.

"Jadi kalau tadinya kan memang begitu. Saya dengar sendiri karena kaget kan pada, 'Ada apa ya kok PDI mau kongres? Apakah ini kongres luar biasa? Apakah Ibu tidak jadi ketum lagi? Apakah Ibu akan menyerahkan kepada Ketua Harian? Apakah Ibu akan buat wakil ketua umum?" ujar Megawati di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Bali, Kamis (8/8).

Megawati pun tegas menegaskan jika wacana ketua harian tidak ada. Megawati menyebut dirinya tetap Ketua Umum partai dan memiliki hak prerogatif untuk menyusun struktur DPP partai.

"Ya sekarang kan sudah kelihatan, semua itu tidak ada. Saya tetap Ketua Umum yang diberi hak prerogatif dan nanti membentuk DPP partai," tegasnya.

Sebelumnya, wacana posisi ketua harian DPP PDIP santer beredar di kalangan internal partai peraih suara terbanyak dalam Pemilu 2019 ini. Dua kandidat yang berpotensi besar adalah kedua putra dan putri Megawati, Muhammad Prananda Prabowo (Nanan) dan Puan Maharani.

Sapa Prabowo 

Sebelumnya Megawati Soekarnoputri memberi pidato pembukaan Kongres V PDIP di Bali. Dalam pidatonya, Megawati menyapa Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang hadir.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak atas kehadirannya senior partai yang jadi saksi perjuangan PDIP, para ketum partai dan sekiranya beserta sekjen partai, termasuk Ketum Gerindra Bapak Prabowo Subianto, yang juga berkenan hadir menghangatkan kongres kelima PDIP," kata Megawati.

Disapa Megawati, Prabowo Subianto tegak dari kursinya. Dia tampak tersenyum ke arah Megawati. Megawati lantas bercerita soal momennya mengundang Prabowo ke Kongres V PDIP di Bali. Mega lalu berbicara soal 'tempur di 2024'.

"Jadi kan Pak Prabowo waktu ketemu saya kan heboh ya media, padahal saya cuma tanya gini, 'Mas, nanti mau nggak saya undang ke Kongres PDIP? Kalau nggak mau ya ngaak apa-apa.' Eh, ternyata beliau mau," ucap Megawati.

"Iya loh, kan capek ya kalau disuruh namanya tempur terus, ya sudahlah. Nanti tempur lagi di 2024. Siap?" sebut Megawati. (DTC)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px