Log in

Kasus Virus Corona di Indonesia: 369 Orang Positif dan 32 Meninggal


Jakarta-andalas Kasus penyebaran virus corona atau COVID-19 di Indonesia kembali bertambah. Update data per Jumat (20/3), jumlah pasien positif mencapai 369 orang atau bertambah 60 kasus dari sebelumnya, termasuk di antaranya Wali Kota Bogor Bima Arya. Total sampai kemarin ada 32 orang yang meninggal dunia atau bertambah 7 kasus kematian.

“Ini perkembangan data terhitung dari pukul 12.00  WIB pada 19 Maret hingga 12.00 WIB 20 Maret 2020,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto di Jakarta, Jumat (20/3).

Dari data tersebut menunjukkan, tingkat kematian atau death rate akibat infeksi virus corona di Indonesia per hari Jumat kemarin menjadi 8,67 persen. Angka ini naik 0,58 persen. Sementara jumlah pasien sembuh mencapai 17 orang.

Yurianto membeberkan, jumlah kasus di Bali bertambah 2 menjadi 4, Banten tambah 2 menjadi 37 orang, DIY tetap 4. Kemudian Jawa Barat bertambah 1 menjadi 41 kasus, Jawa Tengah tetap 12 kasus.

Kemudian Jawa Timur menjadi 15 usai mengalami pertambahan 6 orang, Kalimantan Barat tetap 2 kasus, Kalimantan Timur bertambah 7 menjadi 10 kasus.

Kalimantan Tengah terdeteksi kasus baru menjadi 2, Kepulauan Riau ada 4 kasus. Sulawesi Utara tetap 1 kasus, Sumatera Utara juga tetap 2 kasus. Selain itu, Sulawesi Tenggara 3 kasus, Sulawesi Selatan 2 kasus, Riau 1 kasus dan terakhir di Lampung tetap 1 kasus.

Wali Kota Bogor Positif

Satu di antara kasus baru yang positif terjangkit cirus corona adalah Wali Kota Bogor Bima Arya. Politikus PAN ini dinyatakan positif terinfeksi virus corona sepulang dari Turki dan Azerbaijan dalam rangka kunjungan kerja. Kepastian Bima positif ini diketahui setelah hasil tes Covid-19 yang dilakukan pada Selasa (17/3) lalu keluar Kamis (19/3) sore.

"Pada hari Kamis sore, kemarin tanggal 19 Maret 2020, Wali Kota Bogor Bima Arya, telah menerima hasil tes SWAB yang menunjukkan positif Covid-19," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangan tertulis, Jumat (19/3).

Saat ini Bima sudah dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Kota Bogor. Sesuai protokol kesehatan, Bima akan dirawat selama minimal 14 hari ke depan.
Retno mengatakan, Bima mempercayakan sepenuhnya penanganan masa isolasi karena RSUD Kota Bogor sudah sangat siap untuk merawat pasien Covid-19.

"RSUD Bogor memang sejak jauh-jauh hari mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk mengantisipasi wabah Covid-19 di Kota Bogor," ujarnya.

Selain itu, kata Retno, Bima juga sudah melapor ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui saluran telepon terkait dengan kondisi dirinya yang positif corona.

"Pelaksanaan pemerintahan kota akan berjalan seperti biasanya, di bawah koordinasi Wakil Wali Kota untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan dengan tetap fokus pada penanganan dan pencegahan pandemi virus corona lebih luas," ujarnya.

Retno mengatakan lebih lanjut Bima bersama rombongan Pemko Bogor melakukan kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan. Mereka baru tiba di Indonesia, Senin (16/3).

Retno menyebut, sepulang ke Indonesia Bima dan rombongan langsung melakukan tes Covid-19. Hasilnya dua orang positif, termasuk Bima.

Sebelum Wali Kota Bogor Bima Arya, sejumlah pejabat negara dari Indonesia dan luar negeri juga dikonfirmasi positif virus corona. Di antaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Budi yang diidentifikasi sebagai pasien kasus ke-76 virus corona di Indonesia.

Kepastian Menhub Budi positif corona disampaikan dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu lalu (14/3) lalu.

Bukan hanya Bima dan Budi pejabat negara yang terinfeksi virus corona. Sebelumnya ada beberapa pejabat dunia lainnya yang terinfeksi corona seperti salah satunya Menteri Dalam Negeri Australia Petter Dutton. Petter Dutton menyebut telah terkonfirmasi positif virus corona setelah bangun tidur dengan suhu badan tinggi dan sakit tenggorokan pada Jumat (13/3) lalu. Minggu sebelumnya Dutton berada di Washington dan bertemu Jaksa Agung AS, William Barr dan anak perempuan Donald Trump, Ivanka Trump.

Sejumlah pejabat negara dari berbagai negara juga ada yang diketahui turut terinfeksi virus coronya penyebab Covid-19. Antara lain Menteri Kesehatan Inggris Nadine Dorries, Kepala Staf Militer Italia Salvatore Farina, Wakil Presiden Iran Masoumeh Ebtekar, Menteri Perindustrian Iran Reza Rahmani dan Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi.

Jumlah itu masih bisa ditambah dengan Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Mohammad Mirmohammad, Penasihat Menteri Luar Negeri Iran Hossein Sheikholeslam, dan Menteri Kebudayaan Perancis Franck Riester.

Virus corona penyebab Covid-19 hingga saat ini telah menginfeksi 245.913 orang di seluruh dunia, sebanyak 10.048 orang meninggal dunia. Namun, 88.465 pasien virus corona dapat disembuhkan. Tak hanya itu, penutupan kota di lebih dari 101 negara menjadikan sekitar 850 juta pelajar di negara terdampak corona harus belajar dari rumah. (IN/CNNI/KPC)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px