Log in

Kapolri Copot Kasatwil Tidak Jalankan Anev Pilkada


Semarang-andalas Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan akan mencopot kepala satuan wilayah yang tidak bisa melaksanakan langkah-langkah analisis dan evaluasi kerawanan pilkada serentak yang sudah ditetapkan.

"Para kasatwil harus menyiapkan anev, langkah-langkah yang sudah disiapkan tersebut akan saya anev sekitar Desember 2017," kata Kapolri usai pembukaan Apel Kasatwil 2017 di Semarang, Senin (9/10).

Menurut dia, para kasatwil yang melakukan langkah-langkah sesuai arahan akan dipertahankan, bahkan tidak menutup kemungkinan dipromosikan.

Namun, jika ada kapolda atau kapolres yang tidak melaksanakan instruksi sesuai langkah-langkah yang disiapkan untuk mengantisipasi keamanan selama pilkada, Tito menegaskan tidak segan-segan akan mencopotnya.

"Jika tidak laksanakan akan diganti, cari pemimpin yang lebih baik," tambahnya.

Delapan bulan menjelang pilkada serentak pada Juni 2017, lanjut dia, sudah dilakukan pemetaan terhadap daerah-daerah rawan terjadi gesekan.

Ia menyebut salah satunya Provinsi Jawa Barat yang merupakan salah satu lumbung terbesar suara pemilih. Selain itu, menurut dia, kerawanan juga terdapat di kawasan timur Indonesia seperti Papua serta kerawanan karena isu sensitif SARA di Kalimantan Barat.

Upaya pendekatan terhadap para pemangku kepentingan mutlak dilaksanakan oleh seluruh jajaran, kata Tito. Apel Kasatwil 2017 yang diselenggarakan Akademi Kepolisian, Semarang pada 9-11 Oktober 2017 diikuti 546 kasatwil terdiri dari 33 kapolda, 33 kepala biro operasional, dan 461 kapolres. (ANT)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Partly Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 19 Oct 2017 31°C 23°C
  • 20 Oct 2017 31°C 23°C

Banner 468 x 60 px