Log in

Kapan City Bisa Gelar Pesta?


Manchester United (MU) mampu menunda rencana pesta juara Manchester City saat keduanya berhadapan pada laga pekan ke-33 Premier League, di Stadion Etihad, Sabtu (7/4) . Lantas, kapan The Citizens bisa meraih gelar tersebut?

Manchester United menang 3-2 atas Manchester City. Manchester United tertinggal lebih dulu setelah Vincent Kompany dan Ilkay Gundogan mencetak gol pada babak pertama. Manchester United bangkit setelah turun minum. Paul Pogba mencetak dua gol, sedangkan Chris Smalling menjadi penentu kemenangan Setan Merah.

Meski kalah, Manchester City tetap kukuh di puncak klasemen sementara Premier League. Skuat asuhan Pep Guardiola mengoleksi 84 poin, unggul 13 angka dari Manchester United yang tetap berada di peringkat kedua.

Pada pertandingan berikutnya, Manchester City akan menghadapi Tottenham Hotspur, di Wembley, Minggu (15/4) dini hari WIB . Namun, Manchester City belum dapat dipastikan sebagai juara meski pun jika mampu meraih kemenangan dalam laga tersebut.

Akan tetapi, hal berbeda bisa terjadi, apabila Manchester United menelan kekalahan di Old Trafford saat menjamu West Bromwich Albion, satu hari berselang.

Dengan keunggulan poin 13 atas Manchester United dan menyisakan enam pertandingan lagi, Manchester City setidaknya membutuhkan enam poin lagi--atau dua kemenangan--lagi untuk memastikan gelar juara.

Itu artinya, jika Manchester City mampu mengalahkan Tottenham Hotspur dan meraih hasil sama saat menghadapi Swansea City, pesta juara Sergio Aguero dan kawan-kawan akan ditentukan pada 22 April.

Akan tetapi, skenario lain bisa terjadi lantaran Tottenham Hotspur tentu bukan lawan mudah bagi Manchester City. Apalagi, Manchester United juga masih menjalani pertandingan tengah pekan melawan Bournemouth, pada 18 April, sehingga jarak 13 poin dengan Manchester City tentu akan berubah.

Tentu saja, apabila Manchester United terus meraih kemenangan, sedangkan Manchester City menelan kekalahan, selisih poin kedua klub tersebut akan semakin mengecil.

Jika Tottenham Hotspur mampu mengalahkan Manchester City pada 15 April, sementara Manchester United menang melawan West Bromwich dan Bournemouth, pesta juara Manchester City kiranya bisa tertunda hingga 29 April saat mereka menghadapi West Ham United.

Spurs Batu Sandungan

Datang ke markas Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris pada pekan ke-34 ini, Manchester City sedang berada dalam periode yang buruk. Tiga laga terakhir, The Citizen selalu menelan kekalahan. Namun, bomber Gabriel Jesus berharap timnya tetap tegar menatap sisa musim 2017/18.

ManCity memulai periode negatif saat kalah dengan skor 3-0 atas Liverpool di Anfield. Selepas itu, pasukan Pep Guardiola kemudian kalah dengan skor 2-3 dari Manchester United di Stadion Etihad. Kekalahan yang membuat gelar juara Premier League harus tertunda.

Stadion Etihad kembali tidak bertuah saat Man City kalah 1-2 dari Liverpool dan gagal di perempat final Liga Champions.

"Sulit karena tiga kekalahan terakhir, sayang sekali, itu menutupi apa yang sudah kami lakukan sepanjang musim. Kami harus tetap menjaga kepala untuk tetap tegak," buka Jesus kepada Manchester Evening News.

"Kami tersingkir bukan karena bermain buruk, kami tersingkir oleh tim hebat dan kami mengucapkan selamat karena Liverpool pantas mendapatkannya," sambung Jesus.

Jesus mengaku jika tiga kekalahan itu sangat berpengaruh pada kondisi pemain Man City. Namun, tidak ada waktu bagi mereka untuk menyesalinya. Sebab, di akhir pekan, mereka harus bermain di White Hart Lane melawan Tottenhan Hotspur (15/4). Bagi Jesus, ini adalah kesempatan bagi Man City untuk bangkit.

Bagi Man City laga melawan Spurs ini sangat krusial. Kemenangan atas Spurs akan membangkitkan kembali semangat dan kepercayaan diri para penggawa Citizen untuk semakin mendekatkan mereka merengkuh gelar kedua di musim ini yang sudah di depan mata, yaitu Premier League, setelah sebelumnya menjadi kampiun di Piala Liga.

Namun sebaliknya jika sampai gagal merebut poin, maka itu akan membuat mental skuat City semakin terpuruk yang bisa memengaruhi semangat juang mereka mengarungi sisa laga di EPL. Dan kondisi itu bakal dimanfaatkan lawan-lawan City berikutnya yang meski secara tim, levelnya masih di bawah, untuk juga akan habis-habisan bermain guna mencuri poin.

Bagi The Citizen, posisi mereka belum bisa dikatakan aman sampai mereka mampu menyelesaikan seluruh sisa laga dengan minimal mengamankan dua kemenangan. Jika gagal, bukan tidak mungkin gelar juara EPL yang sudah hampir di tangan, dicolong oleh rivalnya, Manchester United. Tentu dengan syarat, Setan Merah mampu memenangkan seluruh laga sisanya.

Oleh karena itu, penyerang Man City Gabriel Jesus pun tidak ingin itu terjadi. Dia telah meminta rekan-rekannya tampil maksimal ketika bertendang ke markas Spurs minggu dini hari nanti karena kemenangan ini termasuk penentuan bagi mereka untuk merebut juara EPL musim ini. Gabriel Jesus berharap timnya tetap tegar menatap sisa musim 2017/18.

"Sulit karena tiga kekalahan terakhir, sayang sekali, itu menutupi apa yang sudah kami lakukan sepanjang musim. Kami harus tetap menjaga kepala untuk tetap tegak," buka Jesus kepada Manchester Evening News.

"Kami tersingkir bukan karena bermain buruk, kami tersingkir oleh tim hebat dan kami mengucapkan selamat karena Liverpool pantas mendapatkannya," sambung Jesus.

Jesus mengaku jika tiga kekalahan itu sangat berpengaruh pada kondisi pemain Man City. Namun, tidak ada waktu bagi mereka untuk menyesalinya. Sebab, di akhir pekan, mereka harus bermain di White Hart Lane melawan Tottenhan Hotspur (15/4). Bagi Jesus, ini adalah kesempatan bagi Man City untuk bangkit.

"Kami tidak menyesalinya dan kami tidak punya waktu untuk menyesalinya. Dalam sepakbola, Anda tidak punya waktu untuk itu. Karena, kami sudah ditunggu laga penting lainnya pada hari Sabtu [Minggu dini hari WIB]," tandas Jesus.

Namun ambisi Man City menaklukkan The Liliwhites berpotensi menemui batu sandungan. Bukan tanpa alasan, Tottenham kerap merepotkan Sergio Aguero dan kawan-kawan. Apalagi, Manchester City kekurangan amunisi pemain belakang pada laga nanti. Benjamin Mendy, John Stones, dan Vincent Kompany tengah berada dalam ruang perawatan.

Di sisi lain, Tottenham tengah berada dalam tren positif. Skuat asuhan Mauricio Pocchetino selalu meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir di semua ajang. The Lilywhites juga unggul rekor pertemuan atas tim tuan rumah. Dari lima laga terakhir antara kedua kesebelasan, Manchester City hanya mampu meraih satu kemenangan, itu pun pada laga uji coba.

"Saat ini, tidak ada yang bisa menghentikan Manchester City, mereka menjalani musim yang luar biasa dan pantas mendapatkan pujian. Guardiola dan staff-nya melakukan pekerjaan hebat," tutur Pocchetino di situs resmi Tottenham.

Namun, Pochettino tak membantah, lawan City adalah laga berat bagi tim asuhanya. "Tetapi di sisi lain dapat menjadi tantangan besar. Saya tidak perlu memotivasi para pemain dan terlalu banyak berbicara," tambahnya.

Banyak pihak memprediksi Tottenham hanya mengandalkan Harry Kane, tetapi mereka punya senjata rahasia dalam diri Son Heung-Min. Pemain asal Korea Selatan tersebut tengah berada dalam performa terbaik. Son Heung-Min selalu mencetak gol dalam empat laga terakhir di berbagai ajang.

Tidak hanya itu, Son Heung-Min juga punya rekor bagus ketika menghadapi Manchester City. Dari empat pertemuan, pemain berusia 25 tahun itu belum pernah menelan kekalahan pada laga resmi. (G/LIP6/DTC)

Prakiraan susunan pemain
Manchester City (4-3-3): Ederson; Kyle Walker, Eliaquim Mangala, Nicolas Otamendi, Fabian Delph; Kevin De Bruyne, Fernandinho, David Silva; Raheem Sterling, Sergio Aguero, Leroy Sane. Manajer: Pep Guardiola (Spanyol)

Tottenham (4-3-2-1): Hugo Lloris; Kieran Trippier, Eric Dier, Jan Vertonghen, Ben Davies; Harry Winks, Mousa Dembele, Christian Eriksen; Son Heung-Min, Dele Alli; Harry Kane.
Manajer: Mauricio Pocchetino (Argentina)

Statistik Manchester City Vs Tottenham

Head to head
26/09/15 Tottenham 4-1 Man City (EPL)
14/02/16 Man City 1-2 Tottenham (EPL)
02/10/16 Tottenham 2-0 Man City (EPL)
21/01/17 Man City 2-2 Tottenham (EPL)
26/07/17 Man City 3-0 Tottenham (Uji Coba)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

26°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 85%

Wind: 0.00 km/h

  • 22 Sep 2018 27°C 22°C
  • 23 Sep 2018 30°C 21°C

Banner 468 x 60 px