Log in

Kampanye Terbuka Jokowi Usung Kegembiraan di Jalanan


Serang-andalas Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya ingin masyarakat bergembira dalam menyambut pesta demokrasi. Tema itulah yang diusung Jokowi dalam kampanye akbar terbuka pertamanya.

"Semua provinsi kita datangi. Ketemu masyarakat, rakyat, bicara dengan mereka. Intinya, kampanye kita adalah sebetulnya sebuah kegembiraan di jalanan. Jadi kita memakai pesta budaya, memakai karnaval, itu yang akan kita kerjakan termasuk ke lapangan," kata Jokowi usai kampanye akbar terbuka di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Banten, Minggu (24/3).

Jokowi mengatakan, dirinya tak mau mengumbar hal-hal yang menakuti rakyat dalam pesta demokrasi ini. "Memang pesta demokrasi, masa kita harus kampanye harus seram-seram? Tapi yang paling penting, ingat hari Rabu 17 April, jangan lupa pilih yang baju putih. Karena putih adalah kita," katanya.

Dalam kampanye kali ini, Jokowi sengaja menampilkan karnaval. Bahkan dia sendiri saat kampanye pertama di Kota Tangerang menaiki kereta kuda.

"Kita ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Jadi mengombinasikan antara karnaval, jalan dengan nanti mengingatkan masyarakat di gedung atau di lapangan. Sehingga ada nuansa pesta demokrasinya," katanya.

Dia menambahkan, pengenalan kebudayaan ke masyarakat adalah hal yang penting. Hal itu yang dia angkat dalam kampanyenya. "Bukan hanya diisi orasi-orasi. Pengenalan sebagai seni budaya daerah itu penting. Jadi lebih kepada keriangan. Karena ini memang pesta demokrasi. Jadi harus arahnya ke kegembiraan. Dan juga kampanye positif, melawan hoaks dan sebagainya," kata Jokowi.   

Bantah Empat Isu Hoax
Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo mengungkap empat isu hoax yang menyerang dirinya. Di hadapan para pendukungnya yang memadati Stadion Maulana Yusuf, Banten, Jokowi menyebut keempat hoax itu kini menyebar di media sosial maupun dari rumah ke rumah.

Isu hoax pertama adalah isu terkait pelajaran agama. "Ada isu yang menyebut nanti kalau Jokowi dan KH Ma'ruf Amin menang pendidikan agama akan dihapus. Percaya? Tidak percaya? Itu adalah bohong hoax!," tegas Jokowi di hadapan para pendukungnya.

Kabar hoax yang kedua adalah terkait larangan azan. "Yang kedua ada juga isu-isu nanti kalau Jokowi-Ma'ruf Amin menang azan akan dilarang. Bohong? Bohong!"' lanjut pria asal Solo itu.

Jokowi melanjutkan daftar hoax ketiga dan keempat. Ini terkait isu akan dilegalkannya zina dan pernikahan sejenis. Menurut Jokowi, isu itu adalah hal yang tak mungkin terjadi selama dia dan Kiai Ma'ruf memimpin Indonesia.

"Ingat pendamping saya Kiai Haji Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia. Tidak mungkin kan. Ini adalah fitnah-fitnah yang ingin menjatuhkan. Cara-cara politik yang tidak beretika. Saudara-saudara harus berani melawan ini, merespon ini," ujar Jokowi.

Sebab, lanjut capres nomor urut 01, hoax yang didiamkan berpotensi dianggap sebagai kebenaran. "Nanti kalau kita diam, kabar-kabar seperti itu akan dianggap benar akan dianggap betul. Harus direspons, dilawan, dan harus diluruskan. Yang keempat ada isu-isu nanti di bawah Jokowi-Amin menang, zina akan dilegalkan. Hoax, kabar bohong ini juga harus direspons dengan baik," ujar Jokowi.

Kepada pendukungnya, Jokowi mengajak untuk tampil sebagai duta anti-hoax. Menurutnya, hoax akan kalah jika dilawan kejujuran.

"Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak kita semua. Sebab masyarakat banyak sekali hoax, kabar fitnah, dan kabar bohong. Jangan dibiarkan. Ini harus direspons harus dilawan. Saudara-saudara berani melawan hoax? Melawan fitnah?," tanya Jokowi, yang langsung dijawab, “siap” oleh para pendukung 01.

Menurut Jokowi, berbeda pilihan adalah hal yang biasa. Namun saat berbeda pilihan menjadi jalan seseorang untuk menghalalkan segala cara, itu yang harus dilawan.

Sebelum membuka kampanye yang menyinggung serangan hoax, Jokowi bersama grup band Radja mendendangkan sebait lagu berjudul “Jujurlah Padaku.” Seperti isi lagu Radja itu, Jokowi mengajak kepada kalangan yang kontra terhadapnya agar tidak menjadikan kebohongan sebagai cara untuk menjatuhkan.

Menurut Jokowi, hoax adalah praktik yang berbahaya karena bisa memecah belah persatuan dan kesatuan yang telah lama terbina di negara tercinta.

Dirinya tidak takut bahwa hoax akan mengurangi suara. Lebih jauh dari itu, Jokowi khawatir bahwa hoax akan mengganggu persatuan.

"Kita semua harus berani. Jangan sampai persatuan kita, kerukunan, persaudaraan kita pecah karena kabar fitnah dan kabar hoax," ujar Jokowi. (DTC/OKZ)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px