Log in

Gerindra Resmi Usung Prabowo Capres


Bogor-andalas Partai Gerindra resmi mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (Capres) 2019-2024. Keputusan tersebut diambil usai mendengarkan aspirasi seluruh kader Gerindra yang hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Jawa Barat.

"Atas dasar aspirasi tersebut maka Partai Gerindra secara resmi mencalonkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan sekaligus memberikan mandat penuh untuk membangun koalisi dan memilih calon wakil presiden," kata Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani dalam keterangan tertulis, Rabu (11/4).

Aspirasi itu, kata Muzani disampaikan langsung oleh 34 Ketua DPD Gerindra tingkat provinsi, 529 Ketua DPC tingkat kabupaten/kota. Kemudian dari 2.785 anggota DPRD kabupaten/kota, 251 anggota DPRD tingkat provinsi, dan 73 anggota DPR.

"Secara bergantian mereka menyampaikan aspirasi konstituen yang menginginkan Prabowo Subianto maju calon presiden," ujarnya.

Menurut Muzani, dalam pidatonya Prabowo menerima mandat tersebut dan segera bergerak membangun koalisi untuk Pilpres 2019. Prabowo, lanjut Muzani juga memerintahkan seluruh kadernya untuk turun dan berjuang bersama rakyat. "Prabowo memerintahkan seluruh kader turun bersama rakyat. Siang dan malam berjuang dengan rakyat," kata dia.
    
Siap Terima Mandat

Prabowo Subianto sendiri menyatakan siap menerima mandat dari kader Gerindra untuk maju sebagai capres pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

"Dengan segala tenaga saya, dengan segala jiwa dan raga saya, seandainya Partai Gerindra memerintahkan saya untuk maju dalam pemilihan presiden yang akan datang, saya siap melaksanakan tugas tersebut," kata dia, dalam pidato sambutannya, di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Jawa Barat, Rabu, dalam rekaman yang tersebar di kalangan wartawan.

Pihak Gerindra pun membenarkan bahwa itu merupakan isi pidato Prabowo dan memberikan sebagian transkrip pidato Prabowo.

Prabowo dihadapan ribuan kader mengaku awalnya dirinya tak perlu menjawab suara sumbang yang menyebut dirinya galau, ragu-ragu, maupun pesimistis untuk maju sebagai bakal capres.

 "Tapi saya ingin menyampaikan di sini bahwa saya adalah pemegang mandat dari para anggota Gerindra dari seluruh Indonesia," tuturnya.

Mantan Danjen Kopassus ini menyatakan bahwa dirinya adalah pemegang mandat dan pejuang Partai Gerindra. Prabowo siap menjalankan tugas yang diberikan Gerindra selama diberi kekuatan.

"Saya masih bisa berjuang dan selama saya dipercaya oleh Partai Gerindra kepada saya, akan saya jalankan," tuturnya.

Dalam rakornas itu, turut hadir diantaranya Presiden PKS Sohibul Iman dan Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kemal. Kemudian Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno, serta Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. Namun, perwakilan PKB tak memenuhi undangan Gerindra.
    
Deklarasi Capres di Banyumas

Partai Gerindra berencana mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai Capres, di Banyumas, Jawa Tengah, sembari menunggu surat keputusan resmi PKS dan PAN untuk juga  mengusung Prabowo Subianto.

"Rencananya nanti akan ada deklarasi setelah kita ada suratnya dari sahabat-sahabat kita PAN dan PKS. Dan juga ada nama cawapresnya. Artinya kemungkinan besar deklarasi itu akan di Banyumas karena Banyumas itu merupakan kota yang mempunyai banyak sejarah," kata Waketum Gerindra Arief Poyuono, Rabu (11/4).

Alasan deklarasi di Banyumas, karena banyak tertanam sejarah leluhur keluarga Prabowo dan mengenang ayahnya almarhum Soemitro Djojohadikusumo. Tempat tersebut kata Arief, juga kota satria yang berperan mempertahankan kemerdekaan.

"Ketika Jenderal Sudirman melakukan gerilya dimulai dari Banyumas, dan juga ketika para pendiri pendiri bangsa ini sebelum kemerdekaan membuat sebuah deklarasi persatuan nasional untuk menuju Indonesia merdeka sepenuhnya yaitu di Banyumas, bukan di kota-kota lain," tutur Arief.

Arief juga berpendapat jika deklarasi sekarang tidak ada artinya. Sebab PKS dan PAN belum menyatakan sikap resmi. Deklarasi kemungkinan dilakukan juga setelah Pilkada Serentak 2018.

"Artinya Banyumas itu mempunya makna yang sangat besar bagi negara Indonesia. Oleh karena itu setelah Partai Gerindra, PAN dan PKS, mengeluarkan surat pengusung capres- cawapres, mungkin setelah pilkada kita deklarasikan. Jadi kalau deklarasi sekarang buat apa," pungkasnya.  (CCNI/ANT/MDK)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

27°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 82%

Wind: 11.27 km/h

  • 23 Apr 2018 30°C 23°C
  • 24 Apr 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px