Log in

Eggi Sudjana Terima Kasih Sudah Dijadikan Tersangka


Hadiri Pemeriksaan

Jakarta-andalas Tersangka kasus dugaan makar, Eggi Sudjana memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Caleg PAN ini tiba sekira pukul 16.40 WIB dikawal 12 orang tim kuasa hukum.

Eggi mengaku berterimakasih kepada penyidik. Sebab, dia yakin pemeriksaannya bisa menjadi bukti untuk keadilan hukum. "Kalau saya tinjauan spiritual saya malah terima kasih jadi tersangka ini. Kenapa, karena ini peluang untuk membuktikan atau entry poin supaya kejujuran, kebenaran, keadilan bisa tampak," kata Eggi di Polda Metro Jaya, Senin (13/5).

Eggi yang datang dengan membawa Alquran ini mengaku siap menjawab seluruh pertanyaan penyidik. "(Persiapan pemeriksaan) ya bawa Alquran saja nih hehehe," ujar Eggi.
Lebih lanjut dia menegaskan, yang disampaikannya soal people power sudah terbukti pada saat aksi di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Jumat (10/5).

"Saya sudah buktikan people power yang dimaksud 2 hari tanggal 9 (dan) 10 kemarin di Bawaslu. Dari Lapangan Banteng juga itu dengan pak Kivlan saya itulah people powernya walupun nggak banyak, artinya unjuk rasa saja kan sah itu," tegasnya.

Sementara itu pengacara Eggi, Abdullah Alkatiri menegaskan, kedatangan Eggi untuk membuktikan bahwa kliennya bukan seorang pengecut. Bahkan, tim Jurkamnas Prabowo-Sandiaga ini siap hadapi persidangan bila sampai ke meja hijau. "Kita tahu dari awal Eggi bukan pengecut, oleh sebab itu kapanpun akan hadir dan siap hadapi semunya," kata Alkatiri.

Kivlan Zen Dicecar 26 Pertanyaan

Sementara itu, Pengacara Kivlan Zen, Pitra R Nasution mengungkapkan kliennya itu ditanya sekitar 26 pertanyaan saat diperiksa penyidik Bareskrim. Kivlan diperiksa sebagai saksi atas dugaan kasus makar. "Sekitar 26 pertanyaan," kata Pitra kepada wartawan, Senin (13/5).

Pitra mengungkapkan penyidik memperlakukan kliennya secara baik. Kivlan, menurutnya, telah mengklarifikasikan tuduhan-tuduhan yang tidak benar terhadap dirinya terkait dugaan aksi makar. "Saya rasa penyidik baik memperlakukan klien kami selaku saksi dan tadi sudah diklarifikasi mengenai tuduhan-tuduhan yang dituduhkan dalam pasal makar, penyebaran berita bohong,dan satu lagi tentang menghasut. Tadi sudah kita klarifikasi di unit Tipidum Bareskrim Mabes Polri bahwasanya tidak ada kita melakukan makar seperti yg dituduhkan oleh saudara Jalaluddin," paparnya.

Dia menegaskan Kivlan tidak ada niatan untuk menggulingkan pemerintahan Jokowi. Pitra menyebut kliennya itu hanya menyampaikan protes sebagaimana dijamin UU. "Kita tidak ada upaya untuk menggulingkan pemerintah seperti dalam pasal makar tersebut. Kita hanya protes, kita hanya unjuk rasa terhadap kecolongan-kecolongan dan itu hanya dilakukan di Bawaslu dan di KPU," ujarnya. (MC/LP6)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px