Log in

Diperiksa Polisi, Kak Emma Akui Firza Sering Curhat Soal Rizieq


Jakarta-andalas  Penyidik Polda Metro Jaya telah selesai menggali keterangan dari Fatimah atau yang akrab disapa Kak Emma atas kasus chat dengan konten pornografi antara Firza Husein dengan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. Tidak banyak pertanyaan yang dilontarkan kepada Emma.

"Sudah diperiksa tadi. Ya sekitar satu atau dua pertanyaan doang, cuma lengkapi berkas," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (16/5).

Polisi juga menanyakan keaslian chat antara Emma dengan Firza. Di mana di dalam chat tersebut, Firza curhat mengenai pembicaraannya dengan Rizieq melalui whatsApp. Emma mengakui chatnya dengan Firza. "Iya itu memang dia (Emma) dan Firza," katanya.

Argo menjelaskan, Emma dan Firza mempunyai kedekatan. Keduanya merupakan teman satu pengajian Rizieq. Atas dasar kedekatan itu, Firza sering mencurahkan isi hatinya kepada Emma. "Iya (curhat) makanya kita panggil untuk masalah itu, terkait curhatannya," tegasnya.

"Ya apa yang dia (Firza) alami dia ceritakan ke Emma," ucapnya.

Firza Husein sendiri sudah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Ketua Yayasan Solidaritas Cendana (YSC) ini menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan chat vulgar yang menjerat Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab dan dirinya.

Pantauan di lokasi, Selasa (16/5), Firza mengenakan jilbab warna putih bercorak hitam dengan kacamata hitam, sekitar pukul 09.45 WIB. Saat itu, Firza didampingi oleh Kuasa Hukumnya Azis Yanuar.

"Nanti ya, nanti ya," singkat Firza di lokasi.

Selain itu, Firza juga enggan mengomentari perihal kasus yang membelitnya. "Nanti ya," katanya.

Sebelumnya, Rizieq Syihab dan Firza Husein sempat tak penuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan chat berbau pornografi pada 25 April lalu. Rizieq mangkir dari pemeriksaan karena tengah mengisi kegiatan, sedangkan Firza lagi sakit.

Sementara kemarin, hanya Firza yang memenuhi panggilan polisi. Sebab, Rizieq diketahui sedang berada di Mekkah. Firza beberapa waktu lalu sempat membantah sebagai sosok yang diduga melakukan chat mesum dengan Riziew. Sempat beredar foto-foto vulgar diduga Firza dan chat mesum diduga dengan Rizieq.

"Viral yang beredar itu kita bantah. Karena yang bersangkutan itu tidak pernah mengirim gambar. Jangankan upload, mengirim aja tidak pernah. Terus foto-foto yang beredar juga dibantah oleh beliau," kata Kuasa Hukum Firza Husein, Azis Zanuar

Sementara itu, polisi telah memeriksa saksi ahli hukum pidana dari Universitas Trisakti Effendy Saragih guna mengungkap kasus dugaan chat berbau pornografi antara pimpinan FPI Rizieq Syihab dengan Firza Husein. Effendy menegaskan chat tersebut tidak ada rekayasa.

"Oh saya tidak melihat apakah ini dibuat-buat atau tidak, yang pasti sesuai fakta-fakta yang ditunjukkan ke kita, tidak ada dibuat-buat. Saya pikir itu ya," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/5).

Kata Effendy, hal itu berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan penyidik dan sudah diperiksa olehnya. "Saya sudah melihat bahwa saya melihat tempat itu, temboknya, kasurnya, sudah diidentifikasi lah oleh penyidik," katanya.

"(Kapan foto itu diambil?) Kalau tanggalnya saya lupa tanggal berapa. Forensik kan yakin itu bukan rekayasa, chatnya," sambungnya.

Ponsel Imam Besar FPI Rizieq Syihab telah disita kepolisian dari tangan orang bernama Edo. Penyitaan itu justru dianggap pihak Rizieq sebagai perampasan. Sebab tidak ada perintah pengadilan.

Kuasa hukum Rizieq, Kapitra Ampera, menyebut kepolisian tidak punya hak menyita ponsel milik kliennya. Apalagi Rizieq bukan memproduksi maupun menyebarkan konten porno dalam kasus chat denga Firza Husein, tersangka kasus makar.

"Kecuali gini ya. Kalau saya memproduksi dan menyebarkan konten porno, dan HP-nya saya buang lalu pihak pengadilan mengeluarkan surat perintah untuk mencari barang bukti itu baru benar, tetapi kalau sampai tidak ada surat perintah maka itu termasuk perampasan," kata Kapitra di Jakarta, Selasa (16/5).

Kapitra masih tak habis pikir dengan sikap kepolisian atas kasus Rizieq. Sebab kasus menjerat kliennya dinilai rancu. Apalagi Rizieq kini dianggap seolah sebagai penyebar isi chat.

"Saya tidak tahu, tetapi apa hak nya? Apa ada surat perintah dari pengadilan? Apa dan siapa pelakunya? Lalu apakah Habib memproduksi dan menyebarkan sehingga itu harus disita?" jelasnya.

Maka dari itu, Kapitra juga mendesak kepolisian menindak dan mencari pihak telah menyebarkan dan memproduksi konten isi chat mesra diduga Rizieq dan Firza." Seharusnya cari dong itu orang-orang yang menyebarkannya, yang membuat, kenapa itu tidak dilakukan? Jadi itulah yang menurut kami ketidakadilan dan membuat Habib (Rizieq) menahan diri untuk tidak pulang," terangnya.

Dia juga mengakui, kasus tersebut membuat kondisi rumah tangga Rizieq dengan Syarifah Fadlun Yahya sempat mengalami ketegangan. Kapitra menyebut, baik Rizieq maupun istrinya marah dengan kasus ini. "Waktu itu Umi Syarifah marah. Tetapi Habib Rizieq lebih marah lagi akan fitnah ini," ungkap Kapitra.

Kapita menuturkan, Rizieq meyakinkan sang istri bahwa kasus yang membelitnya itu fitnah yang ingin merusak rumah tangga mereka. Setelah diberi penjelasan, sang istri bisa menerimanya. "Habib bicara sama Umi. 'Ini kita akan dipecah belah'. Mereka tetap akur. Mereka tetap bersama," jelas Kapitra.

Saat ini keduanya masih berada di Arab Saudi untuk menjalani ibadah. Kapitra mengaku tak mengetahui persis kepulangan Rizieq dan istrinya. "Di Arab Saudi bersama Habib, sekalian mau beribadah sebentar lagi kan Ramadan," tutupnya. (MDK/DOH)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

26°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 93%

Wind: 6.44 km/h

  • 20 Nov 2017 29°C 22°C
  • 21 Nov 2017 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px