Log in

Bupati Deli Serdang 'Lindungi' Kades Tanjung Sena

Rut Timanta br Ginting Rut Timanta br Ginting

Rut Ginting Akan Surati Gubsu dan DPRD Sumut

Medan-andalas Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan dituding melindungi Kepala Desa Tanjung Sena, Kecamatan Biru Biru, Julianus Kaban yang bertindak arogan dan semena-mena dengan memecat sekretaris desanya Rut Timanta br Ginting tanpa alasan yang jelas.

Hal ini diketahui setelah keluarnya surat dari Inspektorat Pemkab Deli Serdang tertanggal 4 Februari 2019, Nomor : 700/ 146/2019 yang ditandatangani oleh H Agus Mulyono SH MSi.

"Kami sangat kecewa atas ketidakadilan ini. Sebab di surat tersebut tidak ada disebutkan apa kesalahan ataupun pelanggaran yang dilakukan oleh anak saya Rut  Timanta br Ginting. Artinya hal itu tindakan semena-mena kepala desa yang jelas-jelas melanggar prosedur hukum tentang pengangkatan dan pemberhentian sekretaris desa yang diamini Camat Biru-Biru demi membangun nepotisme di desa kami, mengangkat Tirto Ayu Lestari sebagai sekdes baru," tegas Sarah br Barus, ibu kandung Rut Timanta br Ginting kepada wartawan, Kamis (7/2) di Kantor Gubsu.

Terkait hal ini, sambung br Barus, pihaknya akan menyurati Gubernur Sumatera Utara dan DPRD Sumut apakah pemberhentian tersebut sudah sesuai aturan yang berlaku.

Jika tidak sesuai aturan, mereka berharap Gubsu menyurati Bupati DS untuk membatalkan pemberhentian itu dan segera  mengangkat kembali anaknya Rut Timanta Ginting sebagai Sekdes Tanjung Sena.

"Dan selanjutnya memberikan sanksi yang tegas kepada Julianus Kaban sebagai Kepala Desa Tanjung Sena yang telah melakukan pelanggaran hukum dan kericuhan di tengah- tengah masyarakat. Sikap arogansinya itu jelas tidak bisa ditolerir warga," ujarnya.

Menurutnya, pihaknya sudah menyurati Camat Biru Biru dan Bupati DS namun rasa keadilan itu belum juga didapatkannya. Di mana ia telah bermohon agar jangan diganti. Padahal pada 1 Agustus 2018 Rut masih menerima sertifikat karena mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa Dalam Pengelolaan Administrasi Pemerintahan Desa yang diselenggarakan Lembaga Kajian dan Pelatihan Manajemen Indonesia yang diketuai Abdul Roni.

Sementara itu Ketua LSM Tralindo Drs R Damanik MSi menanggapi persoalan tersebut meminta Bupati atau Pemkab Deli Serdang segera mengklarifikasi pemberhentian Rut Timanta Ginting karena hal itu jelas-jelas merupakan suatu pelanggaran hukum.

Dilihat dari surat teguran Kepala Desa Tanjung Sena yang ditandatangani Julianus Kaban, baik surat teguran pertama tertanggal 30 Mei 2018, kedua tertanggal 11 Juli 2018 dan surat ketiga tertanggal 12 Juli 2018, intinya disebutkan Rut Timanta Ginting tidak disiplin sering terlambat masuk kantor.

"Surat teguran kedua dan ketiga hanya selang satu hari saja. Dan penuturan warga setempat rumah Rut berdekatan dengan kantor desa. Kemudian Rut rajin bekerja dan loyal kepada pimpinan hal ini dibuktikan dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan di hotel Antares Medan tanggal 29 Juli sampai 01 Agustus 2018," jelas Damanik.

Jadi, sambung Damanik, janganlah karena sesuatu atau sentimen memberhentikan seseorang dengan akal akalan. Artinya pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa itu jelas ada aturannya. Seperti peraturan Mendagri Nomor 83 Tahun 2015.

Ketika dikonfirmasi, Camat Biru-Biru Wahyu menyarankan untuk menanyakan abangnya Rut Timanta Ginting saat menjabat kepala desa. "Coba tanyakan dulu ke abangnya dan kita sudah memanggilnya datang ke kantor tapi mereka tidak datang," ujar Wahyu. (WAN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px