Log in

Wie Loen Tewas Dianiaya begal

Kondisi Loei Wie Loen saat ditemukan terkapar di pinggir Jalan MT Haryono, Medan, Rabu pagi (18/7). Kondisi Loei Wie Loen saat ditemukan terkapar di pinggir Jalan MT Haryono, Medan, Rabu pagi (18/7).

Medan-andalas Seorang pria tua, Loei Wie Loen, ditemukan terkapar di Jalan MT Haryono, Medan, tak jauh dari Uniland Plaza, Rabu (18/7), sekira pukul 05.30 WIB setelah dianiaya kawanan begal saat mempertahankan sepeda motor Honda Supra BK 2902 KM miliknya yang hendak dirampas.

Pria 66 tahun yang diketahui beralamat di Jalan Sungai Deli, Kampung Mesjid No 16-E/2, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat itu, akhirnya meregang nyawa meski sempat mendapat pertolongan medis di RS Murni Teguh, Jalan Jawa.

Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu, Rabu siang  mengatakan saat ditemukan kondisi tubuh korban dipenuhi luka lebam di bagian mata dan kaki.

Korban, menurut dia, diduga tewas karena mendapat penganiayaan oleh pelaku begal, sebelum berhasil menggasak satu unit sepeda motor kepunyaan Loei.

"Awalnya, kami mendapat laporan dari seorang pengendara becak bernama Roy bahwa korban tergeletak di pinggir jalan," ujar Kompol Wilson.

Selanjutnya petugas kepolisian langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa korban untuk mendapat pertolongan ke Rumah Sakit (RS) Murni Teguh Medan.

Setelah korban dibawa ke rumah sakit, personel Polsek Medan Timur menghubungi keluarga korban. "Namun, saat diberikan perawatan medis korban meninggal dunia," ujarnya pula.

Wilson juga menjelaskan, dari pengakuan keluarga korban bahwa uang dan sepeda motor milik korban hilang dirampok. Berdasarkan hasil pemeriksaan bahwa korban meninggal dunia usai dirampok kawanan begal. Saat ini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan.

"Ini murni kasus perampokan. Kasus masih kita selidiki untuk menangkap para pelaku," kata Kapolsek Medan Timur itu.

Sementara dari informasi lain yang diperoleh, Rabu pagi itu Wie Loen  melintas di Jalan MT Haryono mengendarai Honda Supra warna hitam BK 2902 KM miliknya seorang diri.

Beberapa pria berboncengan mengendarai sepeda motor diduga telah menguntitnya dari belakang. Begitu tiba di lokasi kejadian, para pelaku memepet korban dan langsung mencoba merampok sepeda motor dan harta benda korban.

Namun ternyata pria tua itu melakukan perlawanan. Akibatnya pelaku yang diduga lebih dari satu orang menghajar korban hingga jatuh terkapar dan tak sadarkan diri.

Para pelaku kemudian dengan cepat mengambil uang dan membawa kabur sepeda motor pria yang disebut-sebut berprofesi sebagai pedagang mi pansit itu. Saat itu suasana di lokasi kejadian masih sepi karena memang masih  subuh.

“Katanya, korban melawan dan sempat dipukuli oleh pelaku yang diduga lebih dari 1 orang,” sebut warga sekitar lokasi.

Beberapa pengendara yang kemudian melihat Wie Loen terkapar di jalan setelah ditinggal kabur para pelaku, langsung melaporkan penemuan itu ke Polsek Medan Timur.

Polisi yang tiba selanjutnya membawa korban ke RS Murni Teguh, di Jalan Jawa. Namun, 5 jam setelah ditangani tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia. Pria itu mengalami luka lebam di mata, kaki, dan dada.

Peristiwa itu sudah dilaporkan secara resmi oleh pihak keluarga korban bernama Lui Ing Cu, warga Jalan Brigjen Katamso, Gang Lampu I No 8-B, Medan, dengan bukti laporan Nomor: LP/608/VII/2018/Restabes Medan/Sek Medan Timur.

“Untuk pelakunya masih proses penyelidikan. Saat ini kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi serta mencari rekaman CCTV di lokasi kejadian,” kata Kompol Wilson Pasaribu. (G/ANT/M24J)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Mostly Cloudy

Humidity: 93%

Wind: 6.44 km/h

  • 16 Aug 2018 30°C 23°C
  • 17 Aug 2018 31°C 23°C

Banner 468 x 60 px